Perampok Bertopeng Gasak Brankas SMUN 2 Situbondo
Minggu, 29 Jul 2007 13:36 WIB
Situbondo - Kawanan perampok bertopeng ala ninja dan bersenjata tajam menjarah dua unit brankas berisi uang tunai jutaan rupiah milik SMUN 2 Situbondo, sekitar pukul 03.00.WIB dinihari, Minggu (29/7/2007). Sebelum membawa kabur 2 unit brakas, 7 orang kawanan perampok itu terlebih dulu melumpuhkan 3 orang penjaga sekolah. Untungnya Dodik (30), salah seorang penjaga berhasil kabur setelah melakukan perlawanan. Sedangkan 2 penjaga sekolah masing-masing Didik (50) dan Samidin (58) dilumpuhkan di lapangan bola belakang sekolah dengan kondisi tangan dan kaki terikat. "Kami diancam akan dibunuh jika melawan dan berteriak. Mereka juga mengacung-acungkan clurit ke arah kami agar bungkam dan tak melawan," tutur Samidin. Meski begitu Dodik, salah seorang penjaga sekolah sempat melakukan perlawanan dan berduel sengit dengan kawanan rampok itu. Dodik berhasil lolos dan kabur setelah dirinya nekat berontak dan menangkis serangan perampok. Setelah berhasil melumpuhkan penjaga sekolah, lima dari tujuh kawanan rampok akhirnya mengarahkan sasarannya menuju ruang kepala sekolah. Dengan menggunakan linggis, mereka berhasil menjebol pintu masuk dan menggotong dua unit brankas berisi uang sekolah. "Ada 2 unit brankas yang dibawa kabur. Brankas ukuran sedang berisi uang sekitar Rp 11 juta, sedangkan brankas kecil jumlah uangnya belum diketahui karena petugas pemegang kunci belum melaporkan," ungkap Drs Djumadi, Kasek SMUN 2 Situbondo. Padahal sebelumnya, imbuh Djumadi, pihaknya selalu mewanti-wanti kepada petugas dan anak buahnya agar tidak menyimpan uang di brankas diatas Rp 1 juta dan segera menyetorkannya ke bank. Kejadian perampokan dan aksi pencurian di salah satu SMUN favorit di Situbondo ini bukan kali pertama. Beberapa bulan lalu kejadian serupa juga berlangsung meski kawanan rampok hanya melumpuhkan penjaga sekolah dan gagal membawa kabur uang. "Kalau pencurian biasa, sudah tak terhitung. Berkali-kali barang inventaris sekolah dan laboratorium itu digasak pencuri,,"tutur Samidin. Wakapolres Situbondo, Kompol Mochammad Huffron, usai mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) menyatakan, pihaknya kini tengah memburu para pelaku. "Hasil olah TKP kami berhasil mendapatkan sidik jari pelaku yang kini kami kejar," tegasnya.
(bdh/bdh)











































