Gembel Main Api, Rumah Travo Listrik Terbakar
Jumat, 27 Jul 2007 16:46 WIB
Kediri - Sebuah bangunan yang merupakan bekas rumah travo listrik di Jalan Mayjen Sungkono Kota Kediri terbakar. Kebakaran kecil yang belum diketahui penyebabnya itu, membuat panik warga sekitarnya.Kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang PKL yang berjualan nasi tepat di depan bangunan tersebut. Asap tebal keluar dari atap bangunan yang disusul dengan semburan api. Mengetahui tersebut, dia berteriak ada kebakaran, yang kontan membuat geger warga sekitar. "Tiba-tiba asap tebal keluar dan langsung apinya juga membesar," kata Suratmi, PKL yang berlokasi di depan bangunan. Suratmi meambahkan, begitu mengentahui adanya kebakaran, dia langsung berlari menuju Pos Polisi yang tak jauh dari lokasi kebakaran. Selang beberapa menit 2 unit mobil PMK dari PT. Gudang garam dan Pemerintah Kota Kediri dikerahkan untuk memadamkan api. Namun belum sampai air dalam PMK habis, api telah dapat dipadamkan, karena kecilnya volume api dalam kebakaran tersebut. Hingga saat ini belum diketahui penyebab terjadinya kebakaran pada bangunan yang telah dikosongkan sejak 2 tahun terakhir tesrebut. Dugaan sementara api berasal dari barang-barang gelandangan yang sengaja dibakar. Dugaan itu muncul karena, bangunan itu saat ini memang dimanfaatkan oleh gelandangan di Kota Kediri sebagai tempat tinggal."Mungkin barang-barang wong bambung yang terbakar itu, tempat itu rumahnya wong bambung," kata Sunarko, salah satu saksi mata. Kebakaran kecil yang hanya terjadi dalam 15 menit itu sempat membuat panik warga sekitar. Hal itu dikarenakan, lokasi kejadian merupakan lokasi pertokoan yang ada di bantaran Sungai brantas. Bahkan para pedagang yang berada tepat disebelah bangunan, sempat mengeluarkan dagangan mereka, karena khawatir api akan membesar. "Saya takut, jangan-jangan api membesar dan membakar toko saya," kata Arif, salah satu pemilik toko di sekitar lokasi kebakaran.
(mar/mar)











































