Tragis.., Gizi Buruk Ditemukan di Jember

Tragis.., Gizi Buruk Ditemukan di Jember

- detikNews
Jumat, 27 Jul 2007 15:39 WIB
Jember - Kembali.., pasien gizi buruk harus menjalani perawatan di RSUD dr Soebandi Jember. Tria Safitri (2,3) asal Kelurahan Wirolegi Kecamatan Sumbersari sejak lima hari lalu dirawat di RS tersebut karena terkena gizi buruk jenis Marasmus Kwaskioskor. Selain Marasmus Kwaskioskor, Tria juga mengalami komplikasi yakni usus besar membesar (Hischprung).Kondisi kesehatan Tria yang dirawat di ruang perawatan medis anak RSUD dr Soebandi, sungguh mengenaskan. Tubuhnya kurus tapi dengan perut membesar akibat kesulitan buang air besar (BAB). Kesulitan BAB itu karena pembesaran usus besar tersebut. Kulitnya juga memerah dan mengelupas di beberapa bagian tubuhnya. Menurut ibu Tria, Minah (31), anaknya sejak kecil memang kesulitan BAB. "Bahkan pernah tiga bulan tidak BAB sama sekali," kata Minah.Meski sejak kecil kondisi anaknya memprihatinkan, Minah belum pernah membawanya ke RS. Sebab perempuan itu takut jika ditarik biaya pengobatan. "Dulu pernah dibawah ke Puskesmas tetapi ditarik biaya, saya kan tidak mampu. Akhirnya setelah itu tidak ke Puskesmas sama sekali. Baru tahu sekarang di Puskesmas juga gratis," kata Minah. Tetapi saat dibawa ke Puskesmas untuk kedua kalinya, kondisi Tria sudah mengenaskan. Di RS, Minah menggunakan asuransi kesehatan masyrakat miskin. "Agak terlambat juga ketika dibawa ke Puskesmas kemudian dirujuk ke sini dalam kondisi kritis," kata dr Ahmad Nuri, kepala ruang perawatan medis anak RSUD dr Soebandi, Jum'at (27/07/07).Dokter berusaha mengatasi kondisi kritis Tria tersebut. "Apalagi kasus gizi buruk yang diikui oleh penyakit lain. Penyembuhannya lama dan berat," kata Nuri.Menurut Nuri, Tria menderita Marasmus Kwaskioskor dan pembesaran usus besar. "Itu yang bikin dia tidak bisa BAB. Padahal punya anus tetapi syarafnya tidak bergerak," kata Nuri.Selama seminggu, Tria masih dalam fase stabilisasi untuk gizinya. Karena Marasmus Kwaskioskor, anak ketiga pasangan Minah dan Hartono itu mendapatkan tambahan cairan albumin. Pasien gizi buruk jenis itu sangat membutuhkan albumin, karena kandungan albumin ditubuhnya rendah. Dengan dirawatnya Tria, dalam kurun waktu 2007 ini, RSUD dr Soebandi telah merawat 38 pasien gizi buruk dengan 10 pasien meninggal dunia. (bdh/bdh)
Berita Terkait