TKW Asal Madiun Tewas di Arab
Kamis, 26 Jul 2007 12:18 WIB
Ngawi -
Siti Munawaroh (22), tenaga kerja wanita asal Desa Randu Songo, Kecamatan Gere, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, tewas di Saudi Arabia. Siti meninggal karena sakit, namun keluarga masih meragukannya.Informasi sementara yang diperoleh pihak keluarga di Ngawi yang disampaikan oleh Suryanto, dari PT Ampri Jakarta, erusahaan PJTKI, korban tewas lantaran sakit keras dan meninggal di rumah sakit.Anak dari pasangan suami istri Sadiman (45) dan Ismiyatun (40) ini, berangkat ke Saudi Arabia awal 2005 lalu melalui PT Ampri di Jakarta dan sesampainya di negeri Arab korban dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga (PRT) di rumah seorang pengusaha.Belum lama kabar duka menyelimuti keluarga Sadiman, datang sepucuk surat yang dikirim oleh PT Ampri. Surat tersebut berasal dari Saudi Arabia yang bertuliskan dengan huruf Arab diterima oleh keluarga korban."Waktu itu, keluarga nggak percaya kalau Siti sudah meninggal di Saudi Arabia. Namun, setelah membaca surat kepastian dari Arab dengan dilampiri terjemahan bahasa Indonesia, baru percaya dan menerimannya," ujar Bambang Supriyadi, kepala desa Randu Songo kepada detiksurabaya.com, Kamis (26/7/2007).Bambang mengatakan, pihak eluarga sudah memberikan surat kuasa kepada Suryanto (Pl) PT Ampri Jakarta untuk mengurus kepulangan jenazah serta gaji korban yang belum dibayarkan. "Namun sudah 23 hari, kok jenazahnya belum juga dipulangkan ke Ngawi. Sedangkan orang yang menerima kuasa, masih leha-leha di rumah," jelasnya, sembari menyesalkan pihak PT yang kurang respon itu.Keluarga korban mengharapkan jenazah anaknya segera dipulangkan dan puluhan juta gaji milik korban juga segera dibayarkan. "Di Saudi Arabia juga ada KBRI-nya, mengapa kok tidak respon juga yah," ujarnya.
(mar/mar)










































