Ubur-ubur Api Serang Pantai Pacitan

Ubur-ubur Api Serang Pantai Pacitan

- detikNews
Sabtu, 21 Jul 2007 15:31 WIB
Pacitan - Pantai Teleng Ria, Pacitan digegerkan munculnya ubur-ubur api. Bahkan hingga Sabtu siang puluhan orang telah menjadi korban sengatan mahkluk berbentuk gelembung itu. Kebanyakan korbannya adalah wisatawan. Meski ubur-ubur api bukan tergolong hewan mematikan, namun sengatannya cukup membuat korban sakit. Bahkan jika tidak tahan korban dapat jatuh pingsan. "Gejalanya demam tinggi lalu menusuk ke ulu hati. Biasanya juga disertai sesak nafas," kata Sartono, nelayan setempat kepada detiksurabaya.com, Sabtu (21/07/2007). Sartono mengatakan, makhluk sebesar buah duku berwarna biru tersebut biasa keluar antara bulan Juli hingga Oktober. Hembusan angin yang cukup kencang pada awal musim kemarau membawa hewan mungil itu ke pinggir pantai. Selama ini, lanjut Sartono untuk menetralkan dampak racun ubur-ubur, warga setempat menggunakan tawas dicampur cairan alkohol atau minyak wangi. Hanya beberapa kejadian dimana korban terpaksa dilarikan ke rumah sakit. "Cukup dioleskan pada bekas sengatan dan beberapa menit kemudian biasanya sembuh. Kalo luka gosong bekas sengatan memang hilangnya agak lama," tutur Sartono sambil memperagakan cara mengobati korban. Dihubungi terpisah, Kasubdin promosi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pacitan, Bambang Widodo mengimbau para wisatawan agar berhati-hati saat bermain di tepi pantai. Apalagi bentuk ubur-ubur termasuk cantik sehingga banyak orang penasaran ingin memegang. "Kami menerjunkan tim baywatch yang anggotanya telah dilengkapi ketrampilan dan peralatan untuk menolong korban," tegas Bambang yang mengaku optimis fenomena alam ini tidak akan berpengaruh pada kunjungan wisata ke Pacitan. (bdh/bdh)
Berita Terkait