Warga Bojonegoro Blokir Akses Sumur Migas Sukowati
Minggu, 15 Jul 2007 13:08 WIB
Bojonegoro - Puluhan warga Desa Ngampel Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, kembali memprotes keberadaan sumur migas Sukowati yang dikelola PetroChina. Dalam aksinya kali ini, warga memblokade jalan poros desa yang biasanya dilalui truk proyek pengerjaan pengurukan lapangan Sumur Sukowati 7 dan 8, Minggu (15/7/2007).Aksi blokade ini dipicu dengan terbitnya surat tembusan dari pejabat sementara Kepala Desa Jumadi jika usulan warga yaitu merevisi nota kesepahaman dengan PetroChina ditolak. Adanya nota sepakatan yang juga diwakili tokoh masyarakat dianggap tidak mewakili warga secara keseluruhan.Menurut warga jika tuntutan mereka tidak dipenuhi Mereka tetap akan memblokade jalan. Selain itu kesepakatan antara pemerintah dengan pihak PetroChina sangat merugikan warga.Selain itu, warga juga takut jika kejadian lumpur Lapindo terjadi di Desa Ngampel. "Jika ada kejadian seperti di Porong di sini siapa yang akan bertanggungjawab. Pokoknya kita minta kesepekatan itu direvisi," tandas Agus Supriyadi, perwakilan warga kepada wartawan.Warga mengancam akan terus melakukan pemblokadean selama proyek pengurukan di sumur 7 dan 8 tidak dihentikan.
(gik/gik)











































