Tawuran Penambang Pasir vs Warga, 1 Orang Tertembak
Sabtu, 14 Jul 2007 16:42 WIB
Nganjuk - Warga dan penambang pasir di Dusun Pulokrangkong, Desa Munung, Kecamatan Jatikalen, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (14/7/2007) terlibat tawuran. Dua warga terluka, salah satunya tertembak akibat kejadian itu.Tawuran ini dilatarbelakangi kejengkelan warga yang memuncak karena penambangan pasir yang semakin merejalea dan mengakibatkan rusaknya tanggul sungai. Bukan hanya tanggul sungai yang rusak, namun juga sebagian tanah persawahan milik warga yang mulai terkikis. Kejadian bermula saat sebagian warga melakukan pelemparan batu dengan menggunakan ketapel kepada penambang yang tengah bekerja di tengah sungai. Pelemparan ini dilakukan kerena penambang sudah tidak pernah mengindahkan peringatan dari warga. Aksi pelemparan ini sempat mengenai salah satu penambang, dan beberapa diantara mereka berusaha meinta pertanggungjawaban dari warga dengan mendatangi kantor balai desa setempat.Namun, pada waktu bersamaan di tengah sungai tawuran antara warga dan penambang tak terelakan. Kejadian tawuran ini dimulai oleh kelompok penambang dengan mendatangi warga sambil membawa pentungan kayu dan skop. "Mereka menyerang lebih dulu dengan kayu dan skop," kata Suyanto, warga DesaMunung yang sempat ikut tawuran. Suyanto menambahkan, dalam tawuran tersebut dua jatuh korban di pihak warga,yaitu Shohib (40), dan Samsul Hadi(42). Keduanya mengalami luka memar dan lecet pada bagian kepala. Shohib juga mengalami luka tembak. Luka tersebut diduga didapatkannya, karena ada dugaan kelompok penambang juga membawa senapan angin. "Teman saya terluka, dia kena pentungan dan tembak di punggungnya," tambah Suyanto. Kedua korban saat ini menjalani perawatan intensif di Puskesmas Lengkong, karena luka yang didapatnya cukup serius. Sementara beberapa warga lain mengatakan, aksi penambangan pasir mekanik ini sudah terjadi selama 2 tahun. Warga sudah sering memberikan peringatan dan teguran, namun tidak pernah diindahkan.
(gik/gik)











































