Ba'asyir: Densus 88 Alat Asing untuk Tindas Umat Islam

Ba'asyir: Densus 88 Alat Asing untuk Tindas Umat Islam

- detikNews
Minggu, 08 Jul 2007 11:35 WIB
Madiun - Abu Bakar Ba'asyir menilai Densus 88 Anti Teror Mabes Polri bekerja bukan untuk negaranya sendiri, tetapi untuk kepentingan negara asing. Mereka bekerja untuk Amerika Serikat (AS) dan Australia untuk menindas umat Islam."Jadi mereka adalah alatnya AS dan Australia untuk melakukan penindasaan kepada umat Islam di Indonesia maupun negara lainnya. Saya memprihatinkan dan menyesalkan kepada pemerintah, yang selama ini masih mempertahankan Densus 88. Padahal, bila mau menyadari bahwa negera kita ini masih di kuasai oleh asing, kata " Ba'asyir dalam ceramah umumnya di Gedung Islamic Centre, Jalan Sumatera, Kota Madiun, Minggu (8/7/2007).Untuk itu, Ba'asyir meminta pembubaran Densus 88 Anti Terorisme ke pengadilan. Karena selama ini dirinya dan umat Islam merasa didzalimi sehingga dapat menekan perkembangan Islam di Indonesia maupun mencemarkan nama baiknya seorang tokoh Islam."Untuk itu, kami tetap mengajukan dan alhamdulillah oleh pembela-pembela (advokat) sudah didaftarkan ke pengadilan. Karena berdasarkan fakta yang diperoleh pembela saya Densus 88 Anti Terorisme selama ini dibiayai oleh orang Amerika Serikat (AS) dan Australia," tegas Ba'asyir.Ba'asyir juga kembali menyuarakan soal syariat Islam di Indonesia. Dia menilai, syariat Islam justru melindungi pemeluk agama lain. "Orang kafir bersama kita tidak apa-apa. Tentunya, niat kebaikan itu patut kita hargai bersama," ujarnya kepada ribuan jamaah tabligh akbar. (mar/mar)
Berita Terkait