Liput Megawati, Wartawan Adu Mulut Dengan Satgas
Jumat, 29 Jun 2007 19:51 WIB
Blitar - Ketua Umum PDIP Megawati sore tadi melakukan ziarah ke makam ayahnya Soekarno di Blitar. Rombongan Megawati yang datang di komplek makam Bung Karno di Blitar, Jumat (29/6/2007) pukul 15.22 WIB langsung menuju pusara. Acara itu sempat diwarnai insiden kecil antara satgas PDIP dengan wartawan. Satgas PDIP yang menjaga ketat acara itu melarang wartawan untuk meliput kunjungan mantan Presiden Indonesia.Sejumlah tokoh PDIP seperti Pramono Anung (Sekjen), Sutjipto (Pengurus DPP), Sirmadji (Ketua DPD Jatim), dan Islam Gatot Imbata (Ketua FDIP DPRD Jatim) tampak mendampingi Megawati.Sayangnya, ketatnya pengawalan yang dilakukan Satgas PDIP sempat memicu aksi adu mulut dan saling dorong dengan wartawan yang ingin meliput. Mereka meminta kawasan makam bersih dari wartawan dan masyarakat yang ingin melihat langsung mantan Presiden RI tersebut.Beruntung Megawati berdoa di makam Bung Karno hanya sekitar 20 menit. Namun saat dicegat wartawan, Megawati menolak memberikan keterangan dan meminta agar bertanya kepada Pramono Anung. "Dengan Pak Pramono saja ya," ujarnya singkat sambil menuju ke dalam mobil.Selanjutnya rombongan Megawati menuju ke rumah dinas Walikota Blitar, Djarot Syaiful Hidayat, yang juga kader PDIP. Di tempat itu, rombongan Megawati melakukan istirahat sebentar sambil menikmati makan siang. Selain para pengurus teras PDIP, rombongan Megawati kali ini juga diikuti oleh sejumlah pengusaha dari Malang. Tampak diantaranya pengusaha real estate ternama yang juga pengurus Pemuda Pancasila (PP) Malang Edi Rumpoko. Saat dikonfirmasi keterlibatannya dalam rombongan ini, Edi hanya tersenyum.Tepat pukul 16.37 WIB, Megawati meninggalkan Blitar untuk menuju kembali ke Malang.
(bdh/bdh)











































