Bupati Magetan Ditahan di Sel Bekas Gudang
Jumat, 29 Jun 2007 06:35 WIB
Magetan - Bupati Magetan Saleh Muljono, tersangka tindak pidana korupsi GOR dan gedung DPRD senilai Rp 12,9 miliar sekitar pukul 00.10 WIB dini hari langsung dijebloskan di sel tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Magetan, Jumat (29/6/2007). Tersangka kembali dijebloskan dalam tahanan Lapas, setelah tiga minggu menikmati pembantaran dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim menjalani perawatan intensif di kamar 215 Paviliun Wijaya Kusumah RSUD Dr Sayidiman Magetan, lalu satu minggu di RSU Bhayangkara milik Polda Jatim di Surabaya. Hal itu, setelah dokter RSU Bhayangkara yang memeriksa penyakit tersangka menyatakan, kondisi kesehatannya sudah membaik. Atas perintah Kajati Jatim Marwan Effendy, Kamis (28/6/2007) sekitar pukul 19.30 WIB tersangka kembali dibawa kedua kalinya ke Lapas Magetan sebagai tahanan titipan Kejati hingga proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) setempat. Pagi dini hari, warga sekitar Lapas di Jalan Merapi turut menyaksikan kedatangan tersangka untuk dijebloskan kembali ke dalam sel tahanan Lapas. Warga yang sejak pukul 20.30 WIb itu, berbaur dengan ratusan Satpol PP, Staf, petinggi Pemkab Magetan dan puluhan orang pendukung tersangka siap siaga menyambut. Begitu 4 mobil berbagai jenis masuk di Jalan Merapi, ratusan Satpol PP langsung siaga membuat barisan pada sisi kanan dan kiri layaknya rombongan tamu VVIP.Begitu juga pendukung tersangka siap siaga berusaha menghalang-halangi puluhan wartawan media cetak maupun elektronik yang hendak mengambil gambar orang nomor satu di Magetan itu. Bersamaan dengan itu, tersangka tak lama kemudian turun dari mobil sedan Toyota Camry hitam bernopol AE 1750 BS yang didampingi Tri Margono, Kasi Pidsus Kejari Magetan. Sementara satu orang lagi turut mendapingi tersangka, nampak namun tidak dikenal. Sesuai dengan komitmen Kasi Intelijen Kejari Magetan Wahyudi, wartawan yang hendak mengambil gambar tersangka sebelum masuk ke Lapas sudah diberi tempat yang sekiranya leluasa. Namun saat tersangka akan dimasukan di gedung Lapas, Satpol PP dan pendukung tersangka terus mendorong para wartawan yang berada di depan pintu masuk.Akibatnya, beberapa wartawan sempat terjatuh. Wahyudi menyatakan tersangka langsung menempati sel tahanan yang selama ini dijadikan gudang barang rongsok. Sebab, sel di Lapas setempat kebetulanpenuh. "Sel itu, baru selesai dicat. Bahkan, nampak kumuh akibat rembesan air hujan di bagian atapnya. Sel itu, namanya sel asimulasi mapelniling untuk masa pengenalan lingkungan. Tersangka sudah legowo dan siap menjalani penahanan," ujarnya kepada wartawan, sebelum kedatangan tersangka ke Lapas Magetan.
(gik/gik)











































