Rayakan Hari Jadi, Pemkot Madiun Nikahkan 28 Pengantin
Rabu, 27 Jun 2007 18:14 WIB
Madiun -
Memperingati perayaan HUT ke-89, Pemkot Madiun menikahkan warganya secara massal. Acara ini merupakan salah satu wujud kepedulian Pemerintah, untuk meringankan beban dan alternatif menyelesaikan masalah khususnya soal pernikahan. Pernikahan massal diikuti 28 pasang pengantin."Pernikahan massal ini, kita tujukan bagi mereka yang belum memiliki surat nikah, atau pasangan yang ingin nikah namun tidak mampu dari segi pembiayaan," kata Walikota Madiun Kokok Raya disela-sela acara Nikah Massal dalam Rangka Hari Jadi Kota Madiun ke-89, di Asrama Haji, Rabu (27/6/2007).Pernikahan kali ini diikuti 28 pasang pengantin yang berasal dari 3 kecamatan, yaitu Kecamatan Taman diikuti 9 pasang, Kecamatan Kartoharjo 4 pasangan serta Kecamatan Manguharjo 15 pasangan. Selain itu, seluruh calon pengantin sebelumnya telah mendapat bantuan berupa dana santunan Rp 850.000 yang terbagi untuk, rias dan sewa baju pengantin sebesar Rp 250.000 dan Rp 600.000 untuk syukuran.Sementara, Kabag Kesejahteraan Sosial Pemkot madiun Drs. Ahsan Sri Hasto mengatakan, seluruh biaya pernikahan ini benar-benar gratis, karena dilakujan oleh Departemen Agama Pemkot Madiun.Pasangan tertua dalam acara nikah massal itu adalah , Yahmun (78) dan Poniyem (50) dari Kelurahan/Kecamatan Manguharjo. Sedangkan pasangan paling muda diikuti Wawan (18) dan Tri Suwarti (18). Pelaksanaan Ijab qobul untuk 28 pasangan, dilaksanakan di masjid di dalam Asrama Haji, kemudian dilanjutkan dengan resepsi siang hari serta malam harinya diisi dengan acara hiburan.
(bdh/bdh)










































