Takut Dirazia, Media di Kediri Ganti Software Asli

Takut Dirazia, Media di Kediri Ganti Software Asli

- detikNews
Selasa, 26 Jun 2007 16:10 WIB
Kediri - Khawatir dengan razia software yang akan dilakukan polisi, sejumlah media di Kediri buru-buru mengganti software komputer mereka dengan yang asli. Untuk itu mereka meminta pihak kepolisian juga menggunakan software asli, sebelum melakukan razia di lapangan.Salah satu media yang langsung membeli program Microsoft asli begitu mendengar rencana dilakukannya razia ini adalah Radio Andika. Manager News Radio Andika, Rofik Huda mengatakan, ia langsung memerintahkan staf IT di perusahaannya untuk mengganti software Microsoft dengan yang asli 6 bulan lalu."Dulu kan pernah ada rencana razia Microsoft, makanya langsung saya perintahkan untuk mengganti dengan yang asli daripada bermasalah," ujar Rofik kepada detiksurabaya.com di kantornya Jl Semeru No 243, Kediri, Selasa (26/6/2007).Hal senada disampaikan Redaktur Pelaksana Radar Kediri, Imam Subawi mengatakan, seluruh komputer yang ada di kantornya saat ini sudah menggunakan program Microsoft yang asli. Ia mengakui jika penggantian yang dilakukannya dua minggu lalu itu karena khawatir dengan ancaman polisi yang akan merazia kantor media."Kami memang berusaha mematuhi UU HaKI, makanya semua komputer di Radar Kediri menggunakan software asli," ujar Imam Subawi.Lebih jauh Imam juga mempertanyakan obyektivitas razia yang dilakukan polisi. Sebab selama ini polisi lebih memfokuskan razia kepada pengusaha dan kalangan lainnya. Padahal seperti diketahui, tidak satupun perangkat komputer di jajaran kepolisian sendiri yang menggunakan software asli. Dengan tegas ia membantah pernyataan Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Didit Prihantoro yang mengecualikan lembaga pendidikan dan penegak hukum (Kepolisian, Kejaksaan, dan Pengadilan) dalam razia yang diatur UU HaKI No 19 tahun 2002."Sejak dulu yang dipakai alasan oleh polisi adalah pasal 15 UU HaKI. Padahal jelas-jelas tidak ada aturan pengecualian selain lembaga pendidikan. Ini kan enaknya saja," sergah Imam.Karena itu ia juga meminta agar kepolisian mengganti seluruh software mereka dengan yang asli, sebelum melakukan razia di lapangan. Jika tidak, ia akan turut memboikot penggunaan software asli dan akan menggunakan bajakan. (bdh/bdh)
Berita Terkait