Perdagangan Manusia 'Hantui' Korban Lumpur Lapindo

Perdagangan Manusia 'Hantui' Korban Lumpur Lapindo

- detikNews
Minggu, 24 Jun 2007 14:43 WIB
Sidoarjo - Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Meuthia F Hatta, prihatin dengan nasib para korban lumpur yang semakin memprihatinkan. Dengan kondisi ini, warga korban lumpur rawan dijadikan perdagangan manusia (trafiking).Hal tersebut disampaikan Meuthia F Hatta Usai menghadiri workshop Hari Keluarga Nasional ke XIV di Pendopo Kabupaten Sidoarjo, Minggu (24/6/2007).Menurutnya, sindikat semacam ini akan mudah sekali masuk ke Porong yang saat ini kondisinya semakin tidak jelas. "Warga bisa saja dijual ke luar negeri atau dijadikan semacam pelacur di luar pulau," ungkapnya.Sementara didepan para korban lumpur, Meuthia mengatakan kondisi psikologi anak-anak maupun perempuan korban lumpur saat ini dalam kondisi rawan. "Karena selain terkena musibah luapan lumpur, pendidikan yang didapat juga minim," jelasnya.Selain dihadiri Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan, workshop Hari Keluarga Nasional yang diadakan di Kabupaten Sidoarjo juga dihadiri artis ibukota Inneke Koesherawati. (bdh/bdh)
Berita Terkait