Menyerah dengan Keadaan

Siswi SMP Jadi PSK (2)

Menyerah dengan Keadaan

- detikNews
Jumat, 22 Jun 2007 09:18 WIB
Madiun - Meskipun saat ini menyandang predikat sebagai pekerja seks komersil (PSK), namun Da (14) masih ingin melanjutkan sekolahnya. Namun dia tak berdaya sejak didepak dari sekolahnya. Awalnya, Da malu-malu untuk menyampaikan tentang pengalamannya di dunia malam. Namun ketika terus dibujuk saat ditemui detiksurabaya,com di sebuah kefe di Kota Madiun Da, akhirnya mau bercerita. Keinginan yang mendalam darinya adalah dia masih tetap ingin melanjutkan sekolahnya. "Inginnya sih, aku tetap sekolah. Tapi karena keadaan yang tidak memungkinkan, ya apa boleh buat," tuturnya, sembari menyedot jus melon kesukaannya itu. Menurutnya, meski pihak keluarganya sudah tahu dikeluarkan dari sekolah. Tapi, ia masih mendapat kepercayaan dari keluarganya. Meski keluarganya berada di Batam, namun kasih sayang tetap terjalin dengan baik. Bahkan keluarga berharap, bila ada kesempatan ia disarankan melanjutkan sekolah lagi."Tapi tidak mungkin, pihak sekolah mau menerima calon siswa seperti aku ini. Meski sekolah lain tidak mendengar tentang profesiku, lambat-laun akan tahu juga," paparnya.Da bercerita, untuk sekali kencan short time dia mematok antara Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu, sedangkan full time Rp 700 ribu hingga Rp 1 juta. "Ini lihat-lihat tamunya, kalau teman-teman (pelantara, red)-nya bilang oke, ya saya pun oke," tuturnya.Selain tarif yang sudah disepakati antara tamu dengan perantaranya, kadang dia juga masih mendapat uang tambahan. Untuk mendapatkan tip tambahan dari pasangan kencannya, tentunya tidak berdiam saja. Dia harus memberi layanan lebih pasangan kencannya sehingga benar-benar puas di ranjang.Saat disinggung, apa tidak takut hamil? Da kembali mangatakan, selama ini dirinya melayani laki-laki hidung belang dia selalu meminum arak jawa (arjo) ukuran tutup botol sirup ABC. "Begitu juga, seusai melayani tamu," ujarnya. Selama memberikan pelayanan, Da juga tidak mau memakai kondom. "Aku tidak suka kalau pasangan kencanku memakai kondom. Bila tamuku tetap ingin tidak pakai kondom, lebih baik aku batalkan transaksinya. Sebab nggak enak di aku," tandasnya. (mar/mar)
Berita Terkait