4 Orang Tewas dan 2 Lainnya Kritis Dilindas Bus di Kediri
Minggu, 10 Jun 2007 13:57 WIB
Tulungagung - Empat pengendara motor dan sepeda pancal tewas seketika dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan dua bus penumpang di Tulungagung siang tadi. Kecelakaan pertama terjadi di Jl Jaya Kusuma Desa Tapen Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung pukul 10.00 WIB. Menurut petugas Laka Polres Tulungagung, Brigadir Parmidi, peristiwa ini bermula ketika bus Pelita Indah jurusan Trenggalek-Surabaya dengan nopol AG 7052 UY yang dikemudikan Suwito Hidayat, 42 tahun, warga Kedungwaru, Tulungagung meluncur dari arah selatan ke utara."Saat itu bus melaju dengan kecepatan 80 km tepat di belakang sepeda motor dan sepeda pancal yang berjalan searah," ujar Brigadir Parmidi kepada detiksurabaya.com di Mapolres Tulungagung, Minggu (10/6/2007).Karena kurang bisa mengendalikan laju kendaraan, tiba-tiba bus tersebut menyambar sepeda motor yang ditumpangi Muhaimin, 31 tahun dan Agus Siswoyo, 30 tahun, keduanya warga Desa Ngujang, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung. Ironisnya, pada saat itu terdapat pula sepeda pancal yang ditumpangi Mujari, 70 tahun, warga Desa Tapan, Kecamatan Kedungwaru tepat di depan bus. Ketiga orang tersebut tewas seketika setelah sempat terlindas ban bus.Usai menabrak sepeda motor dan sepeda panca, sopir bus yang panik membanting kemudi ke arah kanan dan berhenti setelah menabrak becak milik Budiono, 55 tahun, warga Desa Tapan. Alhasil, Budiono yang saat itu tengah duduk-duduk di atas becak sambil menunggu penumpang langsung tak sadarkan diri dengan luka di sekujur tubuhnya. Hingga kini ia masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr Iskak Tulungagung.Tragisnya, hanya terpaut 30 menit dari kecelakaan itu, sebuah bus penumpang Dahlia Indah jurusan Trenggalek-Blitar dengan nopol AG 7021 UR yang dikemudikan Haryono, 42 tahun, warga Desa Sembung, Kecamatan Kesamben, Blitar juga menyambar pasutri yang tengah berboncengan sepeda motor.Setelah sempat bersenggolan dengan sepeda motor lain, kendaraan yang ditumpangi Suwandi, 53 tahun, dan istrinya, Yatminah, 47 tahun, warga Desa Beji Kecamatan Boyolangu, Tulungagung oleng dan jatuh di tengah ruas jalan.Pada saat yang sama, melaju bus Dahlia Indah dengan kecepatan tinggi dan lansung melindas pasangan tersebut. Suwandi tewas seketika dengan kepala remuk, sedangkan istrinya dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan di RSUD dr Iskak."Kedua sopir bus itu sudah kami amankan di Polres Tulugagung untuk diperiksa. Untuk kasus pertama dipastikan sopir bus ugal-ugalan," ujar Brigadir Parmidi.
(mar/mar)











































