Ratusan Orang di Pacitan Masih Mengungsi di Bukit

Isu Tsunami Berlalu

Ratusan Orang di Pacitan Masih Mengungsi di Bukit

- detikNews
Minggu, 10 Jun 2007 01:19 WIB
Pacitan - Meski 7 Juni telah berlalu, namun ketakutan sebagian warga Kabupaten Pacitan Jawa Timur terhadap isu tsunami belum sirna. Di Desa Sidomulyo Kecamatan Ngadirojo, ratusan orang masih bertahan di tenda pengungsian. Sedikitnya ada 4 lokasi pengungsian yang terdapat di atas bukit. Pengungsi yang kebanyakan terdiri anak-anak dan orangtua, berangkat ke atas bukit sore hari.Dan baru kembali ke rumahnya masing-masing di pagi hari. Sementara sepanjang malam, para pemuda berjaga-jaga di rumah yang ditinggal mengungsi."Hal ini sudah kita lakukan sejak isu gempa dan tsunami tanggal 7 Juni lalu," ujar Bonasir (40) warga Dusun Tawang Kulon Desa Sidomulyo saat ditemui ketika mengungsi di Bukit Daren yang lokasinya berjarak 1 km dari rumahnya, Sabtu(9/6/2007) malam.Bonasir mengatakan, warga kemungkinan baru kembali ke rumah pada Selasa (12/6/2007) mendatang. Menurut isu yang berkembang di kalangan warga, gempa kemungkinan masih bisa terjadi hingga batas waktu tersebut."Kami was-was. Apalagi rumah kami sangat dekat dengan pantai," Ibu Suparmi warga lain yang juga ikut mengungsi.Kepanikan warga diduga akibat beredar selebaran peringatan bencana di luar jalur resmi pemerintah daerah. Selebaran yang belum diketahui pembuatnya itu selain menghimbau masyarakat tetap tenang juga berisi anjuran agar warga menyiapkan sarana pengungsian.Ditemui terpisah, Kepala Satuan Koordinasi Pelaksana Penanggulangan Bencana (Satkorlak PB) Kab Pacitan HG. Sudibyo menyayangkan beredarnya selebaran yang diketahui sudah menyebar ke masyarakat menjelang tanggal 7 Juni lalu."Terlebih isinya menimbulkan salah penafsiran dan membuat kepanikan. Kami akan segera melakukan sosialisi melalui jalur kecamatan. Supaya warga kembali tenang," tegas dia.Perlu diketahui, warga yang tinggal di pesisir laut selatan, salah satunya Pacitan sempat resah dan ketakutan karena isunya akan terjadi gempa yang diikuti tsunami pada tanggal 7 Juni 2007. (gik/gik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait