5 Tahun Andalkan Gethek, Warga Bantongan Situbondo Terisolir

5 Tahun Andalkan Gethek, Warga Bantongan Situbondo Terisolir

- detikNews
Sabtu, 09 Jun 2007 12:45 WIB
Situbondo - Ratusan warga Dusun Bantongan, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Situbondo, Jawa Timur, hingga kini masih terisolir, menyusul belum dibangunnya kembali jembatan yang lenyap tersapu bencana banjir bandang awal tahun 2002 silam.Untuk menyeberangi sungai yang membelah Dusun Bantongan dengan Kelurahan Ardirejo, Kecamatan Panji, warga Bantongan terpaksa menggunakan perahu gethek. Bilah papan yang disulap menjadi perahu penyeberangan tersebut cukup membantu warga Bantongan untuk bekerja di Pasar Ardirejo. Ini karena sebagian besar warga bekerja sebagai pedagang dan sektor informal lainnya."Selama ini kami hanya dijanjikan, namun tidak pernah terwujud. Sudah berkali-kali pula lebar sungai diukur dan dipetakan, katanya jembatan akan segera dibangun. Nyatanya hingga kini kami tetap terisolir," kata Mahmudi Bajuri (39), salah seorang tokoh masyarakat Bantongan, Sabtu (9/6/2007).Untuk menyeberangi sungai selebar 15 meter di aliran anak Sungai Sampean itu, setiap warga dipungut ongkos Rp 250 dan sepeda motor dikenakan Rp 1.000 setiap kali menyeberang. Kondisi tersebut dinilai warga kian menyusahkan karena gethek yang dioperasikan hanya ada dua unit untuk menyeberangkan warga yang hendak bekerja atau sekolah."Memang lebih praktis dan lebih cepat menuju pasar atau kawasan kota. Tapi menggunakan alat penyeberangan sangat sederhana ini kan risikonya tinggi. Kami sangat khawatir jika melihat anak-anak pergi dan pulang sekolah naik gethek melebihi kapasitas," ucap pria yang juga pemilik ponpes di Bantongan ini.Warga Bantongan yang tidak mau mengambil risiko kecelakaan dengan sarana gethek, terpaksa menempuh jalan memutar menuju Kelurahan Ardirejo atau kawasan kota sejauh 3-5 kilometer. Itupun bagi mereka yang memiliki kendaraan atau terpaksa calter becak dengan ongkos Rp 7.500-Rp 10.000.Meski tidak sepenuhnya pupus, ratusan warga Bantongan masih terus berharap agar Pemkab Situbondo segera membangun kembali sarana penghubung jembatan. Kebutuhan itu dinilai sangat mendesak untuk kelancaran berbagai aktivitas warga Bantongan dengan kawasan sekitar yang terputus sejak bencana banjir bandang 2002 lalu. (gik/gik)
Berita Terkait