Dokter Angkat Proyektil di Tubuh Asmad Korban Pasuruan
Jumat, 08 Jun 2007 15:58 WIB
Malang -
Salah seorang korban penembakan anggota Marinir di Alas Tlogo Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan, Asmad 40 tahun menjalani operasi pengangkatan proyektil di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang, Jumat (8/6/2007). Operasi pengangkatan proyektil yang dilepaskan anggota Marinir itu dilakukan selama 3 jam lebih."Operasi berjalan lancar, dimulai pukul 09 pagi," kata Subagyo, ahli bedah yang melakukan operasi pengangkatan proyektil. Dalam operasi itu, tim dokter berhasil mengangkat serpihan logam berdiameter 7 milimeter dari tenggorokan sebelah kanan.Diduga serpihan logam itu merupakan pecahan proyektil. Sebab, saat kejadian rahang kanan korban terserempet peluru yang berondongkan Marinir ke warga.Selanjutnya, Asmad menjalani perawatan pemulihan kesehatan pasca operasi di ruang 19. Dia tergolek lemah di tempat tidur, dengan leher dibalut perban bekas luka operasi. Sementara, lengan sebelah kanan korban terpasang infus. Asmad didampingi istrinya yang selalu setia menemani sejak awal perawatan di Rumah Sakit SaifulAnwar Malang, Rabu (6/6/2007) malam. Diperkirakan, bila kondisi kesehatan Asmad terus menunjukkan perkembangan yang lebih baik maka pekan depan sudah diperkenankan menjalani rawat jalan. Karena luka yang dideritanya tidak berbahaya dan mengancam jiwa. Sedangkan, luka bekas tembakan di dagu kanan juga mulai mengering. Sementara dua korban tembakan yang lain yakni Choirul Anwar 4 tahun dan Erwanto 20 tahun masih menjalani perawatan intensif di ruang 13. Dijadwalkan operasi pengangkatan proyektil kedua korban akan dilakukan pekan depan. Choirul mengalami luka tembak di dada dan Erwanto tertembus peluru di pinggul kanan. "Pengangkatan proyektil menunggu kesehatan pasien stabil," pungkasnya.
(mar/mar)










































