Hipertensi 'Selamatkan' Bupati Magetan dari Tahanan

Kasus Korupsi Rp 12,9 miliar

Hipertensi 'Selamatkan' Bupati Magetan dari Tahanan

- detikNews
Kamis, 07 Jun 2007 17:53 WIB
Magetan - Bupati Magetan Saleh Mulyono boleh sedikit lega. Meski statusnya tahanan, dia akhirnya mendapat izin pembantaran ke rumah sakit karena hipertensi yang dideritanya mendadak kambuh.Sebenarnya, surat izin pembantaran yang dikeluarkan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jatim, masa berlakunya terbatas hingga pukul 24.00 WIB, Rabu (6/7/2007). Tapi tersangka dugaan korupsi GOR dan gedung DPRD senilai Rp 12,9 miliar ini masih saja tetap berada di rumah sakit.Namun, izin pembantaran ke 2 kembali dikeluarkan 7 Juni 2007, sebagai perpanjangan surat pemberian izin ke I yang pernah diterima Saleh dari tanggal 5-6 Juni 2007. "Tadi malam kami tidak jadi menjemput pak Saleh, lantaran Kajati Jatim telah memberi perintah agar Kajari Magetan segera mengeluarkan surat pembataran ke 2, " jelas Wahyudi, Kasi Intelijen Kejari Magetan kepada Wartawan di lantai II, Pavilium Wijaya Kusuma, RSUD dr Sayidiman Magetan, Kamis (7/6/2007).Wahyudi memastikan izin pembantaran untuk Saleh adalah sepenuhnya hak Kajati. "Yang jelas, suatu waktu Kajati memerintahkan untuk di tarik dari rumah sakit, kami selalu siap," tegas Wahyudi.Namun kebijakan yang diambil Kajati maupun Kajari, kata Wahyudi, tidak bertentangan dengan kondisi kesehatan atau penyakit yang diderita Saleh Mulyono. Pihaknya, lanjut Wahyudi, mengacu kepada hasil pemeriksaan dokter independen. "Bila ternyata, nanti dokter independen menyatakan Saleh masih sakit, ya terpaksa ada izin pembataran ke 3. Tapi itu semua kan, hak penuh Kajati," ungkapnya. (gik/gik)
Berita Terkait