Massa PDIP Ngawi Nyaris Bentrok dengan Polisi
Rabu, 30 Mei 2007 16:01 WIB
Ngawi - 300 massa simpatisan PDIP demo di DPRD Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Rabu (30/5/2007). Massa nyaris bentrok dengan kepolisan yang menghadangnya.Massa datang menggunakan puluhan sepeda motor dan dua truk k, menuntut agar Ketua DPRD Ngawi, Hani Efanto segera memecat tiga anggota dewan yakni Djaenudin Nawawi (wakil ketua), Parniyanto dan Gozali (anggota) tersebut. Pasalnya, tiga anggota dewan berasal dari Fraksi PKB itu, dianggap telah mencemarkan nama baik Fraksi PDIP dan kehormatan dewan. "Kami menuntut, agar ketua segera melakukan pemecatan kepada tiga oknum dewan itu. Karena, mereka mantan pidana dalam kasus tindak pidana penipuan calon pegawai negeri sipil (CPN) formasi 2003 di Pemkab Ngawi," kata Wawan, juru bicara massa simpatisan PDIP Ngawi.Namun karena aksi mereka tidak segera ditanggapi oleh ketua dewan dan anggotanya, massa yang tidak kalah banyak dengan aparat kepolisian akhirnya memaksa menerobos pagar betis polisi. Akibatnya, beberapa pendemo tersungkur jatuh dan nyaris terijak oleh puluhan temannya.Massa yang terus merangsek itu, tak lama kemudia dapat dikendalikan setelah beberapa staf sekwan (sekretariat dewan) menjelaskan, bahwa ketua dewan dan sejumlah anggotanya tidak berada di kantor. "Maaf, untuk saat ini pak ketua (Hani Efanto) dan semua anggota dewan tidak ada diruangnya," bentaknya.Mendengar alasan itu, massa simpatisan PDIP langsung jaga jarak dengan aparat kepolisian yang terus menghalau di pintu masuk gedung tersebut. Tak begitu lama, Ketua DPC PDIP Ngawi, Budi Sulistiano datang dengan dikawal dua satgasnya. Spontan kedatangan ketua yang juga wakil Bupati Ngawi itu, disambut riuh oleh simpatisan itu.Tak begitu lama, Budi Sulistiono menaiki truk dan menyatakan kedatangan dirinya datang bukan atas nama wakil bupati atau pemerintahan. Tapi, ia mengaku bahwa orasi tersebut hanya atas nama partainya."Cepat atau lambat, saat ini juga empat fraksi yakni fraksi Golkar, PKB, PAN dan gabungan fraksi segera meminta maaf kepada fraksi PDIP. Karena, kami masih sabar atas sikap mereka-mereka yang selama ini mementingkan pribadinya," tegasnya.Budi juga memberi waktu, bila hari ini empat fraksi tidak segera minta maaf, maka simpatisannya akan mendatangi gedung dewan lagi. Melihat tidak ada tanggapan dari wakil rakyat itu, massa PDIP akhirnya diperintahkan kembali berkumpul di kantor DPC PDIP di jalan RA.Kartini untuk menunggu jawaban dari ketua dewan.
(gik/gik)











































