Sebelum Truk Terguling, Terdengar Jeritan Menyayat Hati
Senin, 28 Mei 2007 01:07 WIB
Pasuruan - Detik-detik sebelum truk yang dikemudikan Saki (40) terguling di Desa Sedaeng Kecamatan Tosari Pasuruan Jawa Timur, terdengar jeritan minta tolong dan menyebut asma Allah yang menyayat hati.Suasana cukup panik ketika truk bernopol N 7554 UB meluncur bebas tanpa bisa dikendalikan Saki hingga kemudian terguling sekitar pukul 18.30 wib, Minggu (27/5/2007).Abdullah (45), salah satu penumpang selamat kepada detiksurabaya mengisahkan suasana yang sangat mencekam. "Kondisi cukup gelap saat kejadian. Orang-orang jerit-jerit minta tolong dan teriak Allahu Akbar," ungkap Abdullah dengan terbata-bata saat ditemui di RSUD Sudarsono, Jl dr Wahidin Pasuruan, Senin (28/5/2007).Menurut dia, lokasi kejadian yang jauh dari pemukiman penduduk sehingga pada saat kejadian tidak ada upaya pertolongan kepada korban. "Kita yang selamat akhirnya saling menolong meski sama-sama luka," terang Abdullah, warga Ngantungan Pasrepan ini.Jumlah penumpang ternyata cukup luar biasa. Truk engkel yang biasa untuk mengangkut bahan bangunan dan kondisinya sangat tidak layak untuk perjalanan di pegunungan ini dijejali 70-80 orang penumpang. Bahkan di ruang kabin kemudi, juga diisi 5 orang termasuk sopir."Sebenarnya kita semua tahu tapi tidak ada truk yang lain untuk mengantar warga pengajian," katanya dengan nada menyesal. Abdullah sendiri menduga kejadian ini disebabkan rem blong.
(wln/gik)











































