Overload Penumpang, Penyebab Tergulingnya Truk di Pasuruan
Minggu, 27 Mei 2007 22:48 WIB
Pasuruan - Tergulingnya truk nopol N 7554 UB yang menewaskan 13 orang penumpangnya di Desa Sedaeng Kecamatan Tosari Pasuruan Jawa Timur diduga karena beban yang terlalu berat atau overload. Sehingga kehilangan keseimbangan ketika menuruni jalanan berliku.Karena lokasi di Sedaeng berupa bukit sehingga jalannya berliku, maka truk yang ditumpangi 55 orang itu kehilangan keseimbangan ketika melaju di jalan yang menurun dan menikung kehilangan keseimbangan.Saki (40), sopir truk, nampaknya juga tidak mampu menguasai kendali kemudi ketika truk menuruni jalanan yang ketajamannya mencapai 40 derajat. Dengan cepat, truk yang sebenarnya dilarang mengangkut manusia ini terguling tanpa disadari oleh puluhan penumpang yang berasal dari Desa Ngantungan Pasrepan Pasuruan. Kontan penumpang yang sebagian besar wanita, terpental dan sebagian tergencet body truk sehingga 13 nyawa melayang sia-sia. Dan mereka yang selamat mengalami luka-luka berat dan ringan."Dugaan sementara kecelakaan itu akibat kelebihan muatan. Namun kita masih akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui kecelakaan yang merenggut 13 nyawa ini," kata Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Novian Widiantoro kepada detiksurabaya, Minggu (27/5/2007).Apakah rem blong penyebabnya? AKP Novian masih belum bisa memastikan. "Mereka sebenarnya sudah diingatkan oleh warga lain agar tidak menumpang truk itu. Tetapi tetap saja nekat berangkat menumpang truk," kata AKP Novian.
(gik/gik)











































