Imam Ahli Keris Bertahan di Tengah Industri Gresik

Imam Ahli Keris Bertahan di Tengah Industri Gresik

- detikNews
Senin, 21 Mei 2007 15:32 WIB
Gresik - Barangkali mental Imam Wahyudi sekuat baja. Di tengah hiruk pikuk perindustrian di Kabupaten Gresik yang berkembang cepat, dia tetap tak tergoyahkan untuk meninggalkan keahliannya, membuat keris.Imam yang biasa mengerjakan keris di kampungnya, Kelurahan Kawisanyar, Kecamatan Kebomas, Gresik, Jawa Timur ini merupakan generasi ke lima. Keahlian ini didapat secara turun temurun dari nenek moyangnya.Keahlian membuat keris telah ditekuni nenek moyangnya sejak tahun 1898. Namun tidak hanya keahlian membuat keris saja yang dimiliki Imam. Tapi usaha pandai besi yang juga warisan nenek moyangnya ini merupakan satu-satunya di Kota Pudak.Di bengkel tempatnya menempa besi, suasana alami dan penuh kesederhanaan terasa kuat. Sesekali terdengar suara benturan besi yang menambah suasana khas tempat kerja seorang pandai besi. Dalam satu hari, Imam mampu membuat sebanyak 50 keris dengan bantuan 2 orangsaudaranya. Namun tak jarang dirinya mengalami kendala bahan baku. Karena itu tidak jarang bahan bakunya dia peroleh dari pasar loak Surabaya."Kalau besi tuanya kosong, ya kita kerjakan dulu bahan yang tersisa," kataImam. Dia menambahkan, jika besi tua mengandung banyak serat yang bisa digunakan sebagai pamor dan hiasan."Sedangkan besi masa sekarang kurang bagus untuk bahan keris karena tidak memiliki serat sehingga permukaan keris sulit dihias," tandas dia. Selain itu keris buatan Imam ini juga dikirim hingga ke luar pulau, antara lain Pulau Bali dan Pulau Sumatera. (ze/asy)
Berita Terkait