Mahalnya Minyak Goreng Pukul Industri Tahu

Mahalnya Minyak Goreng Pukul Industri Tahu

- detikNews
Minggu, 20 Mei 2007 18:25 WIB
Magetan - Tingginya harga minyak goreng curah di Jawa Timur beberapa pekan ini benar-benar memukul berbagai sektor industri rumah tangga. Salah satunya, industri tahu goreng di Magetan.Industri kecil yang menggantungkan pada harga minyak goreng terancam gulungtikar karena penjualan mereka mengalami penurunan hingga 40% - 60%."Kenaikan harga minyak membuat omzet kita menurun drastis. Kalau ini dibiarkan, kami bisa gulung tikar," kata Saerah salah seorang pemilik industri kecil tahu di Desa Driyorejo Kecamatan Takeran, Minggu (20/5/2007).Menurut Saerah, sebelum adanya kenaikan harga minyak goreng, para industrikecil tahu setiap harinya mampu mengantongi keuntungan hingga Rp 150.000."Sekarang hanya bisa dapat keuntungan sekitar Rp 20.000," ujar dia.Untuk mengatisipasi harga minyak di pasaran yang saat ini mencapai Rp 8.000 per kilogram, Saerah mengaku terpaksa harus mengurangi jumlah produksi bahan baku kedelai."Jumlah produksi mulai kita kurangi dari 2 kwintal menjadi 1 kwintal per harinya," keluhnya.Selain harga minyak goreng yang mengalami kenaikan, harga kedelai bahanbaku utama tahu menurut Saerah saat ini juga mengalami kenaikan dari Rp4.000 menjadi Rp 4.500.Untuk mengimbangi harga bahan baku yang semakin mahal, Saerah bersama pengusaha industri kecil tahu lainnya bermaksud menaikan harga jual tahu.Namun mereka takut apabila hal tersebut mereka lakukan, pelanggan akan justru meninggalkannya."Kita hanya bisa berharap agar pemerintah secepatnya mengembalikan harga minyak normal, agar kita tidak gulung tikar," harap Saerah. (bdh/gik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait