Dapur Umum Pengungsi Korban Lumpur Distop

Dapur Umum Pengungsi Korban Lumpur Distop

- detikNews
Kamis, 17 Mei 2007 19:56 WIB
Sidoarjo - Dapur umum yang biasa memasak untuk jatah makan korban lumpur di pengungsian Pasar Baru Porong ditutup, Kamis (17/5/2007) sore. Diana Catering, perusahaan yang mengelola jatah makan pengungsi sudah mengemasi peralatan dapur. "Hari ini kita bersih - bersih, untuk persiapan penutupan dapur umum," kata Koordinator dapur umum Soni kepada wartawan, Kamis (17/5/2007).Namun sebelum resmi menutup operasinya, pengungsi dari Desa Renokenongo dan sekitarnya yang masih menolak uang kontrak dari Lapindo masih mendapatkan jatah makan yang terakhir.Belakangan ini di pengungsian, para korban lumpur menolak pemberian jatah nasi setelah beberapa kali ditemukan nasi yang sudah basi.Korban lumpur menuntut agar Lapindo maupun Satlak Pemkab Sidoarjo memberikan uang agar warga memasak sendiri sesuai dengan seleranya masing-masing. Informasi terakhir, setiap korban lumpur akan mendapatlan masing-masing Rp 5 ribu untuk sekali makan. Itu pun setelah korban lumpur menggertak dengan cara menggelar aksi mogok makan. (gik/gik)
Berita Terkait