Harga Terjun Bebas, Petani Cabe di Gresik Stres

Harga Terjun Bebas, Petani Cabe di Gresik Stres

- detikNews
Kamis, 17 Mei 2007 19:43 WIB
Gresik - Petani cabe di Desa Bolo Kecamatan Ujungpangkah dan Sedayu Kabupaten Gresik Jawa Timur merugi. Pasalnya, harga cabe dipasaran merosot hingga Rp 2 ribu perkilogramnya. Akibat harga yang terjun bebas itu, para petani setempat memilih tidak memanen cabenya dan membiarkan membusuk begitu saja di tangainya."Harga jual tidak sebanding dengan biaya tanam. Ya sudah kita biarkan saja," kata Sadeli, petani cabe Ujungpangkah kepada wartawan, Kamis (17/5/2007).Padahal, menurut Sadeli, sebulan yang lalu harga cabe masih cukup tinggi Rp 8 hingga Rp 10 ribu perkilogramnya. "Saya tidak kenapa kok harganya hancur begini," katanya.Hancurnya harga di pasaran ini sangat tidak sepadan dengan biaya bibit cabe. Ia mencontohkan untuk lahan seluas setengah hektar, dirinya menghabiskan Rp 750 ribu, harga pupuk Rp 130 ribu, biaya obat hama, pengairan serta upah pekerja menghabiskan Rp 400 ribu.Karena itulah, sejumlah petani pun akhirnya membiarkan cabenya membusuk diladang daripada dibeli oleh tengkulak. "Kita berharap pemerintah ikut peduli dengan harga cabe yang bisa membunuh petani ini," katanya berharap. (fat/gik)
Berita Terkait