Muncul Varian 'Flurona' Koinfeksi dari Influenza-COVID-19, Ini Penjelasan Pakar

Esti Widiyana - detikNews
Selasa, 18 Jan 2022 11:55 WIB
Jumlah Kasus Omicron di Indonesia ada 47 Kasus, Ini 3 Faktanya
Foto: BBC Magazine
Surabaya - Belum selesai dengan COVID-19 varian Omicron, kini muncul varian Flurona dari Israel. Flurona merupakan infeksi ganda atau koinfeksi dari virus influenza dan virus Corona.

Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Laura Navika Yamani menjelaskan apa itu Flurona.

"Sebenarnya, tidak perlu terbebani dengan isu yang beredar. Semuanya masih penuh dengan perkiraan. Selain itu, gejala COVID-19 dan influenza memiliki kemiripan. Besar kemungkinan hal tersebut hanya kepanikan masyarakat dalam menanggapi segala kemungkinan," kata Laura, Selasa (18/1/2022).

Laura menambahkan, virus influenza yang terkandung dalam varian baru Flurona ini merupakan virus yang sering terjadi di Indonesia. Tetapi berbeda dengan negara yang memiliki empat musim, mereka 'tidak biasa' ketika terserang influenza.

"Dalam hal ini berbeda kasus dengan masyarakat Indonesia, flu sudah menjadi penyakit yang biasa terjadi jika musim hujan tiba. Oleh karenanya, masih belum ada pemeriksaan lebih lanjut terkait dengan flu yang bersamaan dengan COVID-19," jelasnya.

Flurona memiliki kesamaan dengan COVID-19 dalam penularannya, yaitu melalui droplet ketika orang yang terinfeksi bernapas, berbicara, batuk atau bersin. Perbedaannya, influenza merupakan penyakit yang mampu terjadi melalui penularan udara dan ketika peralihan musim tiba.

Laura menyebut virus influenza (flu) memang sudah menjadi penyakit bawaan yang kerap dianggap 'biasa saja'. Jika ada, pasti akan dianggap COVID-19 atau influenza saja.

"Mengapa demikian? karena keduanya memiliki banyak kesamaan yang menimbulkan asumsi seseorang hanya akan terserang salah satunya. Contoh, gejala COVID-19 adalah terdapat flu ringan di dalamnya, lantas bagaimana keduanya bisa dikatakan berbeda?," ujarnya.

Untuk perbandingan bahaya dari Flurona dan virus Corona sendiri, Laura mengatakan kurang lebih sama. Tergantung bagaimana individu akan menanggulangi keadaan tersebut.

"Jika ingin menjauhkan Indonesia dari terjadinya isu penyakit Flurona, tentu harus menaati perihal apapun yang disampaikan selama pembatasan, misalnya 3M. Selain itu, di dalamnya juga harus terdapat pola hidup sehat oleh masing-masing individunya," pungkasnya. (fat/fat)