Penyebab Banjir di Pasuruan karena Sungai Dipenuhi Sampah dan Kotoran Sapi

Muhajir Arifin - detikNews
Senin, 17 Jan 2022 08:16 WIB
Sungai di Desa Tambak Lekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, kembali penuh sampah rumah tangga dan kotoran sapi.
Pengerukan sampah di sungai (Foto: Muhajir Arifin/detikcom)
Pasuruan - Sungai di Desa Tambak Lekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, kembali penuh sampah rumah tangga dan kotoran sapi. Akibatnya, kawasan sekitar kerap banjir saat hujan lebat karena aliran air tersumbat.

"Kemarin banjir saat hujan lebat gara-gara penuh sampah dan kotoran sapi," kata Widodo, salah satu warga, Senin (17/1/2022).

Sungai yang bermuara ke laut Jawa ini penuh sampah hingga nyaris tak kelihatan airnya. Sampah yang dibuang warga ke sungai mulai sampah rumah tangga hingga perabotan rusak dan kotoran sapi.

Sampah dan kotoran sapi yang ada di sungai berasal dari sejumlah desa dan menumpuk di Sungai Tambak Lekok yang berada di dekat pantai.

"Kebiasan membuang sampah dan kotoran sapi ke sungai sangat sulit diubah," terangnya.

Camat Lekok Fauzan mengatakan agar tak terjadi banjir lagi, pemkab melakukan pembersihan sampah di sungai. Sampah dikeruk dengan alat berat dan diangkut truk.

"Tadi dibersihkan karena aliran tersumbat. Rencananya hari ini dilanjutkan lagi," kata Fauzan.

Untuk diketahui, sungai di Desa Tambak Lekok dan sekitarnya menjadi tempat pembuangan sampah selama bertahun-tahun. Setahun lalu, pemkab melakukan pengerukan sampah untuk mengurangi volumenya. Namun warga tetap membuang sampah dan kotoran sapi sungai.

(fat/fat)