Pelayaran di Sumenep Ditunda Gegara Cuaca Buruk, Penumpang Sempat Menumpuk

Ahmad Rahman - detikNews
Minggu, 16 Jan 2022 23:40 WIB
Ratusan calon penumpang berebut naik kapal di Pelabuhan Kalianget Sumenep. Itu terjadi setelah ada penundaan pelayaran akibat cuaca buruk.
Penumpukan penumpang dan kendaraan di Pelabuhan Kalianget Sumenep/Foto: Ahmad Rahman/detikcom
Sumenep - Ratusan calon penumpang berebut naik kapal di Pelabuhan Kalianget Sumenep. Itu terjadi setelah ada penundaan pelayaran akibat cuaca buruk.

Calon penumpang dan kendaraan roda empat tujuan Pulau Kangean sudah menunggu sejak Sabtu (15/1) malam. Mereka takut tidak terangkut karena kapal yang bisa mengangkut mobil atau roda empat cuma ada satu yaitu KMP Monggiyano Hulalo.

"Tujuan ke Pulau Kangean. Saya nunggu di Pamekasan sudah sejak Selasa (11/1) malam, nunggu kapal karena ditunda, dan di sini di pelabuhan saya sudah dari tadi malam," kata Supriyanto, dalah seorang penumpang, Minggu (16/1/2022).

Penumpukan penumpang dan kendaraan terjadi karena adanya penundaan pelayaran sejak Selasa (11/1). KSOP meminta semua operator kapal penumpang menunda jadwal pelayaran karena cuaca buruk, gelombang mencapai 3-4 meter di perairan Sumenep.

"Setelah adanya penundaan yang diakibatkan oleh cuaca buruk itu, terjadi penumpukan penumpang barang maupun kendaraan," kata Menurut Supervisi Lintasan KMP Monggiyano Hulala, Suhaimi.

Namun penumpukan penumpang masih teratasi, karena ada tiga kapal lintasan Kalianget-Kangean yang sudah mulai pelayaran. Namun untuk kendaraan roda empat masih ada yang tertolak dan harus mengikuti pelayaran berikutnya.

"Tapi alhamdulillah dengan adanya pengoperasian Kapal Sumekar kapal cepat dan Hulalo yang sama-sama lintasan Kalianget-Kangean penumpang terurai, penumpang Hulalo hari ini sesuai dengan kapasitas 2.011," kata Suhaimi.

KMP Monggiyano Hulalo berangkat dari Pelabuhan Kalianget pukul 10.30 WIB. Tadi mengangkut penumpang sebanyak 2.011 orang, kendaraan roda dua sebanyak 40 unit, kendaraan roda empat sebanyak 11 unit. Kemudian barang termasuk sembako 75 ton. Kendaraan roda empat yang tertolak enam unit.

KMP Dharma Bahari Sumekar 1 berangkat lebih awal yaitu pukul 08.00 WIB. Kapal mengangkut 110 penumpang, puluhan ton sembako dan kendaraan roda dua.

Manajer Operasional KMP Dharma Bahari Sumekar 1, Bambang Suprio mengatakan, kapal biasanya berangkat pada pukul 18.00 WIB. Namun karena hari ini cuaca baru bersahabat, sehingga kapal diberangkatkan pagi supaya nakhoda bisa melihat perkembangan cuaca di lapangan.

"Kita berangkat pagi agar bisa menghindari penumpukan penumpang dan kita bisa melihat cuaca di siang hari dengan jelas," kata Bambang. (sun/sun)