Tiga Pelaku Pembacokan di Babat Lamongan Dibekuk, Motifnya Balas Dendam

Eko Sudjarwo - detikNews
Kamis, 13 Jan 2022 22:22 WIB
tiga pelaku pembacokan diamankan
Tiga pelaku pembacokan diamankan (Foto: Eko Sudjarwo)
Lamongan - Masih ingat dengan peristiwa pembacokan terhadap pembonceng motor di wilayah Kecamatan Babat yang terjadi pada 17 Desember 2021 silam? Setelah sempat masuk Daftar Pencarian Orang (DPO}, polisi akhirnya menangkap ketiga pelaku pembacokan.

Tiga pelaku pembacokan yang kini harus mempertanggungjawabkan perbuatan mereka itu adalah MAW alias Acil (19), DS (18) keduanya warga Kecamatan Babat dan ATW (18) warga Kecamatan Widang, Tuban. Ketiga pemuda ini memiliki peran mereka masing-masing saat kejadian pembacokan ini, seperti MAW yang bertindak selaku eksekutor, DS selaku joki motor dan ATW yang merencanakan dan bersekutu di antara ketiganya.

"Kami melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi keberadaan pelaku yang bernama ATW selanjutnya tim Joko Tingkir dan Polsek Babat berhasil mengamankan pelaku ATW di rumahnya, kemudian dilakukan pengembangan dan petugas berhasil mengamankan pelaku MAW alias Acil dan terakhir DS," kata Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana saat rilis di Mapolsek Babat, Kamis (13/1/2022).

Motif pembacokan, menurut Miko, para pelaku ini tidak terima akibat kejadian penganiayaan yang dialami teman seorganisasi mereka yang terjadi di Surabaya. Karenanya, lanjut Miko, mereka berniat membalas dendam kepada korban yang ketika itu memakai kaos bertuliskan organisasi yang berbeda dengan organisasi pelaku.

"Ketika itu korban bersama temannya mengantarkan sayur di Pasar Agrobis Babat dengan mengendarai sepeda motor, setelah itu korban berpamitan pulang, sesampai di pertigaan lampu merah Mira, korban disalip oleh 2 sepeda motor yang dikendarai oleh pelaku sambil membleyer-bleyer sepeda motornya," ujarnya.

Setelah itu, korban menyalip sepeda motor pelaku dan tidak lama kemudian 2 pengemudi sepeda motor yang berboncengan tersebut berganti menyalip korban. Tepat di depan kantor Pos Babat, MAW alias Acil membacok dengan menggunakan sebilah pisau karimbit ke kepala korban sebanyak 2 kali sambil berucap 'kaosmu kok apik' lalu berhenti dan memaki-maki korban dan seorang saksi.

"Korban kemudian berusaha menyelamatkan diri ke RSM Babat, sedangkan pelaku melarikan diri," terang Miko.

Selain berhasil mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya sebuah pisau karimbit warna gagang hitam dan 2 sepeda motor yang dipakai para pelaku.

"Pasal yang disangkakan adalah Pasal 170 ayat (2) ke 1e KUHP yaitu di muka umum bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang yang menyebabkan sesuatu luka dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 7 tahun," kata Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Yoan Septi Hendri.

Seperti diberitakan sebelumnya. Seorang pemuda dari Baureno, Bojonegoro di Lamongan bersimbah darah setelah dibacok orang tak dikenal saat mengendarai motor di kawasan Babat. Korban mengalami luka bacok parah di kepala dan lutut kanan. Korban yang memboncengkan temannya ditebas saat melintas di Kecamatan Babat oleh 3 tiga orang tak dikenal yang juga berboncengan memakai motor.

"Kejadiannya sendiri terjadi pada Jumat tengah malam (17/12/2021)," kata Yoan. (iwd/iwd)