8 Pompa Air Ditarget Dipasang di Lokasi Rawan Banjir Surabaya

Esti Widiyana - detikNews
Selasa, 11 Jan 2022 16:58 WIB
Hujan deras yang mengguyur Surabaya mengakibatkan sejumlah lokasi banjir. Tak hanya itu, banjir juga membuat sejumlah kendaraan mogok.
Banjir di Surabaya (Foto file: Esti Widiyana/detikcom)
Surabaya - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berencana menambah 8 pompa air tahun 2022. Pompa ini akan dipasang di pintu air kawasan Kalidami, RSI Jalan Ahmad Yani dan Margorejo. Hal ini karena sejumlah wilayah masih rawan banjir, terlebih saat hujan deras selama beberapa jam.

"Nambah lah (pompa air). Kalau tahun ini ada sekitar 8 pompa air. Dipasang di kawasan yang rawan banjir, kita fokuskan di sana," kata Eri kepada detikcom di Kantor Transmedia Jatim, Selasa (11/1/2022).

Di kawasan RSI A Yani akan dipasang mini pompa air. Ini agar bisa meminimalisir atau tidak ada genangan atau banjir di kawasan tersebut.

"Di RSI kita buatkan pompa air kecil. Karena RSI larinya ke arah Wonocolo, karena dari RSI dan Cito juga larinya ke sana. Cito checking ke arah Korem," ujarnya.

Tak hanya itu, Eri menyebut di kawasan RSI dan Margorejo sungainya menjadi satu. Karena, sungai tersebut merupakan sungai irigasi.

"Ketika dari Ahmad Yani, frontage, RSI semuanya lari kesana, Ketintang lari kesana ya pasti banjir. Pompa ada beberapa titik di sana. Karena harus ada pompanya, ada beberapa titik yang diganti pompanya terkait dengan kubik," jelasnya.

Kini agar banjir di Surabaya tidak terjadi lama, pihaknya mengakalinya dengan menyedot air. Air genangan atau banjir yang terjadi disedot menggunakan mobil PMK.

"Karena masih mengandalkan gravitasi, tarikannya (Air) kesana lambat, akhirnya kita sedot pakai PMK agar air surut. Kemaren (Minggu/9-2) malem, ketika Dharmawangsa itu ada genangan sedikit, itu bozem Kalidaminya nol elefasinya. Berarti bukan karena bozemnya penuh, tapi grafitasinya lambat jalannya, jadi harus ditarik (Dengan menyedot air)," pungkasnya. (fat/fat)