Power Rangers Bikin Anak-anak Jombang Berani Vaksinasi

Enggran Eko Budianto - detikNews
Jumat, 07 Jan 2022 14:31 WIB
power rangers vaksinasi
Anak 6-11 tahun di Jombang vaksin didampingi Power Rangers (Foto: Enggran Eko Budianto)
Jombang - Satlantas Polres Jombang mempunyai cara khusus mengurangi ketakutan anak-anak saat vaksinasi. Polisi berkostum Power Rangers dikerahkan untuk menghibur anak-anak usia 6-11 tahun yang akan divaksin.

Seperti hari ini, 5 sosok Power Rangers dikerahkan ke Puskesmas Jelakombo di Jalan Sultan Agung, Jombang. Dipimpin Kasat Lantas AKP Rudi Purwanto, polisi berkostum tokoh serial televisi dari Amerika Serikat itu menghibur anak-anak yang akan disuntik vaksin COVID-19.

"Kami Power Rangers dari Satlantas Polres Jombang menghibur anak-anak yang vaksinasi agar tidak takut divaksin," kata Briptu Firman, anggota Satlantas Polres Jombang yang berperan sebagai Power Rangers hijau, Jumat (7/1/2022).

Lima sosok Power Rangers tersebut mendampingi dan menghibur anak-anak selama proses vaksinasi. Mereka juga menenangkan anak-anak yang menangis saat akan divaksin.

power rangers vaksinasiFoto: Enggran Eko Budianto

Seperti yang dialami siswi TK Bina Anaprasa. Bocah berusia 6 tahun itu sempat menangis karena takut saat akan disuntik vaksin. Namun, ia berhasil ditenangkan pasukan Power Rangers sehingga mau mengikuti vaksinasi.

"Alhamdulillah ada yang berhasil untuk dihibur, tapi ada juga yang takut, namanya anak-anak. Entah takut sama jarum suntik atau yang lain," terang Briptu Firman.

Terdapat 30 anak-anak usia 6-11 tahun yang disuntik Vaksin Sinovac dosis pertama di Puskesmas Jelakombo hari ini. Mereka adalah siswa dari beberapa sekolah di Kelurahan Jelakombo dan Kepanjen, Kecamatan Jombang.

Wali siswa, Ika Yuliwinastuti (54) menilai pasukan Power Rangers dari Satlantas Polres Jombang membantu para orang tua. Karena kedatangan tokoh super hero itu membuat anak-anak tidak takut divaksin. Seperti yang dialami cucunya.

"Ya saya rasa ini baik sekali. Dengan adanya ini (pasukan Power Rangers), anak-anak merasa tidak takut. Kalau tidak ada hiburan ini, anak-anak was-was dan tegang," cetusnya.

Ika mengaku tidak khawatir meski belakangan ada 2 siswa SD yang meninggal dunia usai vaksinasi di Jombang. Ia menyebut, vaksin diperlukan agar anak-anak terhindar dari COVID-19.

"Terus terang saya tidak khawatir karena ini berhubungan dengan masa depan anak-anak kita agar tidak terkena penyakit yang sedang hits sekarang, yaitu Corona," tandasnya. (iwd/iwd)