Round-Up

Saat Komda KIPI Simpulkan Meninggalnya Naura Usai Vaksin karena Tukak Lambung

Tim Detikcom - detikNews
Selasa, 04 Jan 2022 09:09 WIB
Naura, Siswi SD yang meninggal setelah vaksinasi Covid-19
Naura semasa hidup (Foto file: Enggran Eko Budianto/detikcom)
Surabaya - Naura Sabrina Galiyah (9) meninggal dunia bukan karena vaksin COVID-19. Siswi kelas 4 SD itu meninggal karena pendarahan hebat pada saluran pencernaan. Pendarahan itu belum sempat dilakukan endoskopi untuk mengetahui Naura yang muntah dan berak darah.

"Hasil analisis kami kasus itu (Meninggalnya Naura) disimpulkan tidak ada hubungan dengan vaksinasi," kata Ketua Komda KIPI Kabupaten Jombang dr Suwarsih saat jumpa pers di Ruangan Bung Hatta, RSUD Jombang, Senin (3/1/2022).

Kesimpulan tersebut diambil setelah Komda KIPI Jombang melakukan analisis bersama RSUD Jombang, beberapa puskesmas, Komda KIPI Jatim dan Komas KIPI. Analisis digelar sekitar 2 jam, pukul 10.00-12.00 WIB.

Dr Suwarsih menduga, Naura meninggal karena mengalami pendarahan pada saluran pencernaan. Ia memastikan pendarahan yang dialami siswi kelas 4 SDN Catakgayam, Kecamatan Mojowarno itu bukan efek vaksinasi COVID-19.

"Tetapi antara pendarahan dengan terapi yang kami berikan, pendarahannya lebih prokus sehingga anak ini mengalami pendarahan yang hebat dan tidak bisa kami tolong, akhirnya meninggal 31 Desember," terangnya.

Ia menduga Naura menderita tukak lambung sehingga mengalami pendarahan hebat.

"Ada beberapa kasus di daerah lain yang hampir sama, tapi sempat dilakukan endoskopi. Sehingga terbukti ada pendarahan di dasar pencernaan yang berhubungan dengan pembuluh darah di tempat tersebut. Sehingga pendarahan yang terjadi lebih prokus dari kecepatan kami untuk mengatasinya," jelasnya.

Direktur RSUD Jombang dr Pudji Umbaran menjelaskan terdapat kondisi lain yang menyebabkan saluran pencernaan Naura mengalami pendarahan.

"Ada kondisi lain yang menyebabkan (Naura) pendarahan pada saluran cerna. Kemungkinan mengenai pembuluh arteri sehingga terjadi pendarahan yang sangat prokus. Penanganan kami tidak nutut (seimbang) dengan banyaknya darah yang keluar sehingga pasien meninggal dunia," kata Direktur RSUD Jombang dr Pudji Umbaran kepada wartawan.

Naura disuntik Vaksin Sinovac dosis pertama di sekolahnya pada Rabu (22/12) sekitar pukul 10.00 WIB. Bocah asal Dusun Catak Gayam Selatan, Desa Catakgayam ini mulai menderita panas tinggi, muntah-muntah dan muncul ruam-ruam merah di sekujur badannya pada Jumat (24/12).

Bungsu dari 4 bersaudara, putri pasangan Joko (46) dan Marwatun (42) ini sempat opname 3 hari di RSUD Jombang. Ia juga mengalami muntah darah dan berak darah. Naura akhirnya meninggal dunia di rumah sakit pelat merah tersebut pada Jumat (31/12) sekitar pukul 05.00 WIB.

Simak Video: Respons Komnas KIPI Soal 2 Anak Meninggal Usai Vaksin Covid-19

[Gambas:Video 20detik]




(fat/fat)