Ratusan Pedagang di Bojonegoro Wadul DPRD Tolak Relokasi Pasar

Ainur Rofiq - detikNews
Senin, 03 Jan 2022 17:12 WIB
Ratusan pedagang pasar induk Bojonegoro demo menolak rencana relokasi pasar. Mereka juga menyampaikan rasa kecewa pada Bupati Anna Muawanah.
Pedagang di Bojonegoro menolak rencana relokasi pasar/Foto: Ainur Rofiq/detikcom
Bojonegoro - Ratusan pedagang pasar induk Bojonegoro menolak rencana relokasi pasar. Mereka juga menyampaikan rasa kecewa pada Bupati Anna Mu'awanah.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Kota, Warsito dan para pedagang lainnya mengaku kecewa dengan sikap Bupati Anna yang tidak mengajak pedagang berkomunikasi terlebih dahulu. Mereka juga mengaku sudah puluhan tahun memiliki kios atau lapak di pasar tersebut.

"Bupati ini terkesan 'aku sing kuasa'. Mohon maaf ini kami tak pernah diajak omong. Ini persoalan Akhlak ya," kata perwakilan pedagang, H Choiron di Pendopo Pemkab Bojonegoro, Senin (3/1/2022).

Penolakan relokasi awalnya disampaikan oleh para pedagang di Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro. Yakni dalam acara sosialisasi relokasi pasar dari Pemkab.

Namun saat sosialisasi tersebut, Bupati Anna tidak hadir. Hanya ada Sekda Nurul Azizah dan Kepala Dinas Perdagangan Sukemi. Massa yang sudah panas akhirnya bubar dan memilih mendatangi gedung wakil rakyat dengan berjalan kaki.

Di gedung DPRD Bojonegoro, perwakilan pedagang bisa bertemu dengan para wakil rakyat. Saat bertemu dengan Ketua DPRD, belasan pedagang meminta dukungan agar pasar yang telah puluhan tahun ditempati untuk mencari nafkah, tidak digusur untuk kepentingan ruang taman lahan hijau (RTLH).

Pedagang lainnya, Agus Mujiono juga menyampaikan, kios pedagang di pasar kota dimiliki oleh pedagang secara sah. Jika nanti dipindah, mereka khawatir akan terikat aturan kontrak atau sewa kios.

"Pedagang pasar sejumlah 1.285 orang ini membeli ya kios atau lapaknya. Ada perjanjiannya sewa beli bukan sewa. Jadi ini mereka dilindungi oleh hukum. Sehingga kami semua menolak untuk dipindah," tutur Agus.

Perwakilan DPRD, Imam Sholikin dan Sukur Priyanto merespons keinginan para pedagang. Mereka mengaku akan memanggil pihak terkait untuk duduk bersama membahas relokasi pasar.

"Kami siap mengawal nasib panjenengan sedoyo. Asal semua pedagang kompak, jangan nanti ada yang dikasih lokasi yang baik mau. Mari kita perjuangkan nasib kita bersama-sama. Semoga pemimpin kita masih punya hati dan perasaan," kata Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto di hadapan ratusan pedagang pasar kota.

Mendengar dukungan dari para wakil rakyat, para pedagang mengaku senang. Akhirnya mereka membubarkan diri dengan tertib.

Lihat juga video 'Warga di Bojonegoro Kebanjiran, Air Masuk Rumah hingga 25 Cm':

[Gambas:Video 20detik]



(sun/bdh)