Angka Kecelakaan di Lamongan Meningkat, Pelanggar Lalin Turun

Eko Sudjarwo - detikNews
Jumat, 31 Des 2021 17:17 WIB
Pelanggaran Lalin Turun, Tapi Angka Laka di Lamongan Tinggi
Ratusan knalpot brong diamankan (Foto: Eko Sudjarwo/detikcom)
Lamongan - Jumlah pelanggar lalu lintas di Lamongan menurun. Namun angka kecelakaan di Kota Soto ini meningkat. Bahkan ada titik-titik black spot yang rawan dan kerap menimbulkan kecelakaan.

Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana mengatakan tahun 2021, ada 21 peristiwa kecelakaan dengan korban meninggal dunia.

"Tahun 2021 ada kasus kecelakaan 21 dengan 5 korban meninggal dunia," kata Miko kepada wartawan di Mapolres, Jumat (31/12/2021).

Dia menambahkan tahun ini titik black spot berada di kawasan Plosowahyu. Sedangkan tahun 2020 titik black spot berada di kawasan Babat.

Sementara tahun 2020 ada 13.111 pelanggaran, sedangkan pada 2021 ada penurunan sebanyak 4.618 pelanggaran lalu lintas atau turun 64,77 persen.

"Selama tahun 2020 lalu jumlah pelanggaran di wilayah hukum Polres Lamongan ada 13.111, sedangkan pada tahun 2021 ada sebanyak 4.618, tren penurunannya minus 64,77 persen," tambahnya.

Miko merinci, ada 3 hal yang mendominasi pelanggaran lalu lintas di tahun 2021, yakni tidak menggunakan helm sebanyak 2.534 pelanggaran, kendaraan motor tak dilengkapi STNK sebanyak 186 pelanggaran, dan lain-lain yang tak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan sebanyak 174 pelanggaran.

Untuk antisipasi balap liar, tambah kapolres, pihaknya juga menggelar operasi antisipasi balap liar menjelang Nataru (Natal dan Tahun Baru 2022). Dan mengamankan ratusan knalpot brong dan kendaraan yang tak sesuai spek. (fat/fat)