Kaleidoskop 2021

Sederet Bendungan di Jatim yang Diresmikan Jokowi Selama 2021

Faiq Azmi - detikNews
Rabu, 29 Des 2021 14:29 WIB
Kementerian PUPR sedang menyelesaikan pembangunan tiga bendungan di Provinsi Jawa Timur, yakni Bendungan Bendo di Ponorogo, Bendungan Tukul di Pacitan dan Bendungan Gongseng di Bojonegoro. Ketiganya siap diisi (impounding) pada 2020.
Bendungan Bendo Ponorogo /Foto: Kementerian PUPR
Surabaya - Sejumlah bendungan di Jawa Timur diresmikan oleh Presiden RI Jokowi selama kurun tahun 2021. Bendungan berfungsi sebagai penangkap air dan menyimpannya di musim hujan waktu air sungai mengalir dalam jumlah besar dan yang melebihi kebutuhan baik untuk keperluan.

Bendungan adalah bangunan berupa urugan tanah, urugan batu, beton, dan atau pasangan batu yang dibangun selain untuk menahan dan menampung air, untuk menahan dan menampung limbah tambang (tailing), atau menampung lumpur.

Ada empat bendungan yang diresmikan Jokowi di Jatim. Ini rinciannya:

1. Bendungan Tukul Pacitan

Dimulai pada Februari 2021, Jokowi meresmikan Bendungan Tukul, yang terletak di Desa Tukul, Kabupaten Pacitan, Jatim. Bendungan Tukul merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN). Kehadiran bendungan dapat bermanfaat sebagai sumber air baku, energi, pengendalian banjir, dan pariwisata yang akan menumbuhkan ekonomi lokal.

Jokowi berharap bendungan yang dibangun dengan anggaran Rp 916 miliar ini bisa bermanfaat bagi masyarakat di Pacitan. Jokowi mengatakan Bendungan Tukul memiliki peran penting dalam pengendalian banjir. Selain itu, bendungan ini sebagai penyedia air baku untuk warga Pacitan.

"Bendungan ini memiliki peran yang sangat penting untuk pengendalian banjir untuk mengairi sawah, air irigasi dan juga penyediaan air baku, yang di sini nanti kurang-lebih 300 liter per detik dan tentu saja ini adalah untuk warganya Bapak Bupati Pacitan dengan kapasitas tampung 8,7 juta meter kubik," kata Jokowi di Pacitan, 14 Februari 2021.

"Bendungan ini bisa memberikan manfaat yang sangat besar, yaitu 600 hektare sawah. Sehingga meningkatkan indeks pertanaman, dari biasanya 1 kali, 1 kali tanam pada dan 1 kali tanam palawija menjadi 2 kali tanam padi dan 1 kali tanam palawija. InsyaAllah ini nanti sudah bisa dilihat dan dilakukan," sambung Jokowi.

2. Bendungan Bendo Ponorogo

Presiden Jokowi meresmikan Bendungan Bendo di Ponorogo, Jawa Timur pada September 2021 lalu. Jokowi pun berpesan agar bendungan yang dibangun dengan anggaran Rp 1,1 triliun ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

"Saya ingin berpesan agar bendungan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya. Dengan disambungkan dengan seluruh jaringan irigasi yang ada sehingga sebagai masyarakat, utamanya para petani, bisa meningkatkan produktivitas pertaniannya," kata Jokowi melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (7/9/2021).

Jokowi menjelaskan, Bendungan Bendo memiliki kapasitas 43 juta meter kubik. Bendungan dengan luas genangan sebesar 170 hektare dan tinggi 74 meter ini bisa menyediakan irigasi untuk 7.800 hektare sawah.

"Dan juga untuk pasokan air baku 370 liter per detik. Serta bisa mengurangi banjir, mereduksi banjir 31% atau sebesar 117,4 meter," ungkapnya.

Bendungan Bendo yang terletak di Dukuh Bendo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur ini juga dapat menyuplai air untuk daerah irigasi Bendo dengan luas 3.300 Ha dan suplesi (tambahan/bukan suplai utama) daerah irigasi Smart Irrigation Monitoring (SIM) dengan luas 4.500 Ha.

Selain itu, Bendungan Bendo bertujuan untuk penyediaan air baku dengan debit sebesar 370 liter/detik serta mereduksi banjir dalam Q1000 dari 420m3/detik menjadi 290m3/detik.