Capaian Vaksinasi COVID-19 di Madura Raya Masih Rendah

Hilda Meilisa - detikNews
Senin, 27 Des 2021 10:36 WIB
A health care worker fills a syringe with the  Pfizer COVID-19  vaccine, Thursday, July 22, 2021, at the American Museum of Natural History in New York. The museum moved their vaccination site from the Hall of Ocean Life where the famous 94-foot-long model of a blue whale is hanging from the ceiling to a smaller adjacent gallery. New York City is closing the big vaccination sites to focus on areas with low vaccination rates. (AP Photo/Mary Altaffer)
Foto: AP/Mary Altaffer
Surabaya - Capaian vaksinasi COVID-19 di 4 kabupaten wilayah Madura masih rendah. Cakupan vaksinasi dosis pertama Madura Raya belum mencapai 50%.

Data yang diterima detikcom dari Satgas COVID-19 Jatim menyebut berdasarkan dashboard Pemulihan Ekonomi Nasional (KCPEN) per tanggal 24 Desember 2021, wilayah Pamekasan menjadi kabupaten dengan cakupan vaksinasi terendah. Di mana vaksinasi dosis pertama masih 34,27%. Lalu, vaksinasi dosis kedua 19,10% dan dosis ketiga 76,07%.

Sementara terendah kedua yakni Bangkalan. Di mana vaksinasi dosis pertama baru 43,43%, dosis kedua 30,02% dan dosis ketiga 90,06%.

Untuk kabupaten yang masuk wilayah terendah ketiga yakni Sumenep. Tercatat vaksinasi dosis pertama baru 43,70%, dosis kedua 24,84% dan dosis ketiga 76,64.

Dilanjutkan dengan wilayah Sampang, dosis pertama baru mencapai 45,88%, dosis kedua 25,94% dan dosis ketiga 89,40%.

Kendati demikian, total vaksinasi COVID-19 dosis pertama di Jawa Timur telah mencapai 75,28%. Hal ini berarti ada 23.959.923 masyarakat yang sudah divaksin.

Lalu untuk vaksinasi dosis kedua di Jatim telah mencapai 55,55%, atau 17.678.017 masyarakat yang telah vaksin.

Sebelumnya, Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan menyebut dari hasil analisis serosurvey, antibodi warga Indonesia sebenarnya cukup tinggi. Terlebih, cakupan vaksinasi COVID-19 dosis kedua telah melampaui target WHO, yakni di atas 40 persen.

Namun, Luhut memberi catatan kepada sejumlah daerah yang belum mencapai target dari pemerintah.

"Sementara hasil serosurvey nasional menunjukkan tingkat kekebalan masyarakat cukup tinggi, namun masih terdapat beberapa kabupaten/kota dengan vaksinasi dosis 1 di bawah 50 persen," papar Luhut.

"Pemerintah mendorong seluruh daerah mempersiapkan isolasi terpusat untuk memitigasi hal yang tidak diinginkan," pungkasnya.

(hil/fat)