Konser Silampukau di Surabaya, Pertama Selama Pandemi dan Terakhir untuk 2021

Suki - detikNews
Jumat, 24 Des 2021 08:41 WIB
Silampukau kembali konser di Surabaya. Ini menjadi konser Silampukau yang pertama di Surabaya selama pandemi, dan terakhir di 2021.
Konser Silampukau di Surabaya/Foto: Suki/detikcom
Surabaya - Silampukau kembali konser di Surabaya. Ini menjadi konser Silampukau yang pertama di Surabaya selama pandemi, dan terakhir di 2021.

Acara bertajuk Silampukau Live in Surabaya 2021 digelar di Suara Surabaya Centre, Jalan Raya Bukit Darmo 22-24 Surabaya, sekitar pukul 19.30 WIB. Penampilan duo Kharis Junandharu dan Eki Tresnowening sukses memukau penonton.

Tak tanggung-tanggung, mereka menyuguhkan 14 lagu malam tadi. Mulai dari Bola Raya hingga Sampai Jumpa.

Hampir di semua lagu, ratusan penonton ikut bernyanyi. Apalagi saat Silampukau menyanyikan lagu berjudul Si Pelanggan, yang bercerita soal Dolly.

Usai konser, Kharis menyempatkan diri berbincang santai dengan detikcom. Menurutnya, ini menjadi konser Silampukau yang pertama di Surabaya selama pandemi, dan konser terakhir mereka di 2021.

"Ini pertama kali offline selama pandemi di Surabaya. Cukup lama juga kami nggak main di Surabaya. Nggak main di kampung sendiri," kata Kharis, Kamis (23/12/2021).

Maka dari itu menurut Kharis, konser tersebut menjadi pelipur kangen tidak hanya untuk teman-teman di Surabaya, tapi juga untuk Silampukau sendiri.

"Mungkin lebih kangen kami ke teman-teman (penonton)," imbuh Kharis di sela tawa.

Konser tersebut digagas untuk merayakan tahun baru. Meski pada akhirnya harus digelar jauh sebelum malam tahun baru.

"Kemarin kan sempat ada wacana PPKM level 3 Nataru ya, jadi kita gelar konser di awal," ujarnya.

Silampukau berterima kasih kepada teman-teman yang telah datang menyaksikan pertunjukan mereka. Meski bukan akhir pekan, namun penonton penuh.

"Kami cuma bisa bilang terima kasih. Karena napasnya band itu ya memang dari yang menonton," imbuhnya.

Sebelum di Surabaya, beberapa waktu lalu Silampukau juga sempat tampil di kota lainnya. Namun di Surabaya, Silampukau mengajak lebih banyak additional player. Mulai dari peniup terompet, suling, pemain kendang, dan lain-lain.

Silampukau mengakui bahwa pandemi berdampak besar. Kharis berharap pandemi segera berakhir.

"Satu kata untuk pandemi ya 'cukup'. Cukup dong please, hahaha," kata Kharis mengakhiri.

Simak juga 'Pemkot Semarang Uji Coba Konser Offline':

[Gambas:Video 20detik]



(sun/bdh)