Wisata Umum dan Religi di Lamongan Tetap Buka Saat Nataru

Eko Sudjarwo - detikNews
Kamis, 23 Des 2021 12:07 WIB
wisata di lamongan buka saat nataru
Wisata di Lamongan buka saat nataru (Foto: Eko Sudjarwo)
Lamongan - Tempat wisata umum dan wisata religi di Lamongan dipastikan akan tetap buka pada saat momen Nataru. Hanya saja, penerapan protokol kesehatan akan diperketat dan aplikasi PeduliLindungi harus diterapkan di lokasi wisata.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lamongan Siti Rubikah mengatakan sesuai dengan Inmendagri nomor 66 tempat wisata maupun wisata religi di Lamongan masih tetap buka tapi dengan protokol kesehatan yang diperketat dan penggunaan aplikasi pedulilindungi harus diterapkan di seluruh lokasi wisata.

"Sesuai Inmendagri nomor 66 tempat wisata masih diperkenankan untuk buka dengan protokol kesehatan yang diperketat," kata Siti Rubikah kepada wartawan, Kamis (23/12/2021).

Terkait pembatasan jumlah kunjungan wisata pada nataru, lanjut Rubikah, destinasi wisata di Lamongan dapat menerima kunjungan hingga 75 persen dari kapasitas lokasi wisata. Pihaknya, kata Rubikah, meminta selama pembukaan destinasi wisata, pengelola wisata benar-benar maksimal dalam penerapan hingga pengawasan protokol kesehatan bagi pengunjung.

"Kapasitas kunjungan untuk Nataru, sesuai dengan Inmendagri, adalah 75 persen dari total kapasitas pengunjung,"di jelasnya.

Pengetatan prokes di lokasi wisata ini juga diakui oleh Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana. Kapolres menyebut, pihaknya akan melakukan peningkatan kewaspadaan dan identifikasi terhadap objek wisata terkait penerapan prokes dan 5M. Selain itu, kegiatan seni budaya dan olahraga juga dilakukan tanpa penonton serta pengurangan untuk penggunaan pengeras suara yang berpotensi menimbulkan kerumunan secara massif.

"Kita menerjunkan lebih kurang 348 personil yang terdiri dari TNI-Polri bersama dengan instansi yang lain yang termasuk di dalamnya adalah Dinas Kesehatan Lamongan. Kita juga mendapatkan bantuan dari relawan, serta organisasi masyarakat yang lain, guna menciptakan situasi kamtibmas di wilayah Lamongan ini aman dan kondusif," ujar Miko usai Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2021 di Alun-alun Lamongan.

Ditambahkan Miko, terdapat 5 titik potensi yang menjadi atensi dalam pelaksanaan kegiatan Nataru, dengan salah satu yang menjadi titik konsentrasi adalah di jalur poros. Terkait Apel siaga, Kapolres mengatakan, jika apel dilaksanakan dengan tujuan untuk menunjukkan kesiapan Lamongan dalam menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam rangka Nataru dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

"Dalam hal ini adalah menunjukkan kesiapan kita secara terpadu, gabungan dari seluruh TNI-Polri dan instansi yang dilibatkan dalam operasi lilin semeru 2021. Untuk perayaan malam tahun baruan, tidak boleh ada perayaan. Kita khawatir akan menumbuhkan klaster-klaster baru yang diakibatkan oleh kerumunan-kerumunan di malam tahun baru," pungkas Miko. (iwd/iwd)