Basement Alun-alun Suroboyo, Tempat Ngadem Sambil Belajar Banyak Hal

Esti Widiyana - detikNews
Senin, 20 Des 2021 21:40 WIB
Basement Alun-alun Suroboyo dibuka untuk umum mulai Minggu (19/12). Kawula muda hingga banyak keluarga antusias mengunjungi destinasi wisata di bawah Balai Pemuda tersebut.
Basement Alun-alun Suroboyo/Foto: Esti Widiyana/detikcom
Surabaya - Basement Alun-alun Suroboyo dibuka untuk umum mulai Minggu (19/12). Kawula muda hingga banyak keluarga antusias mengunjungi destinasi wisata di bawah Balai Pemuda tersebut.

Di Basement Alun-alun Suroboyo ada pameran lukisan hingga lego. Selain itu juga terdapat beberapa produk UMKM hingga skate park. Bangunannya didesain modern dan instagramable.

Siswi SMAN 8 Surabaya, Citra Auliya mengatakan, sebagai pelajar ia merasa terbantu dengan adanya Basement Alun-alun Suroboyo. Sebab banyak karya seni yang dipamerkan. Sehingga dapat membantu mengasah kreativitasnya.

"Lumayan membantu pelajar melihat seni yang ada di sini, bisa belajar. Cukup kreatif penataannya. Bangunannya nyaman untuk membuat pengunjung nyaman tidak kepanasan. Harapannya mungkin ditambah lagi untuk pameran. Bukan hanya lukisan tapi karya-karya 3D yang bisa menunjang kreativitas pelajar," kata siswi kelas 10 ini kepada detikcom, Senin (20/12/2021).

Begitu juga yang disampaikan Inka (20), pengunjung lainnya. Inka kaget dengan banyaknya lukisan yang dipamerkan. Ia berharap akan semakin banyak karya anak Surabaya yang dipamerkan di sini.

"Bagus, ada pameran, UMKM, banyak yang lihat. Baru pertama ke sini. Bangunannya bagus, bakal sering ke sini, bagus buat foto-foto juga. Semoga banyak pameran-pameran karya anak bangsa lagi," ujar Inka.

Sementara Fahria Rahmat (39) mengatakan, bangunannya bagus dan cukup luas bagi berkunjung. Pengunjung juga tidak merasa kepanasan dan nyaman.

"Untuk pencinta seni di sini banyak lukisan, kreasi, karya seperti lego karya sendiri, perkembangan orang itu bisa untuk menambah. Enak tempatnya, cukup dingin. Baru pertama kali ke sini, dari dulu lewat kapan dibuka. Insyaallah bisa buat destinasi wisata. Mungkin ditambah lain-lain, macam-macam pernak-pernik yang dipamerin, jadi kita enak," jelas Fahria yang datang bersama anaknya.

Kepala Disbudpar Surabaya Antiek Sugihart mengatakan, operasional alun-alun dimulai sejak pukul 10.00-20.00 WIB. Di pintu masuk yang mengarah ke area bawah terdapat scan QR Code PeduliLindungi.

Antiek menyebut, pembukaan alun-alun sudah melalui serangkaian penilaian dan pengecekan dari Satgas COVID-19 Kota Surabaya. "Ya pengaturan sesuai hasil asesmen prokes (protokol kesehatan)," kata Antiek.

Terkait operasional di momen Nataru, pihaknya akan melakukan pengecekan lanjutan. "Kita evaluasi dulu (untuk akhir tahun)," pungkasnya. (sun/bdh)