Puan Datang ke Lokasi Terdampak Erupsi Semeru, Relawan Dapat Kartu BPJS

M Rofiq - detikNews
Senin, 20 Des 2021 17:53 WIB
Ketua DPR Puan Maharani mengunjungi korban erupsi Semeru di Kecamatan Pronojiwo, Lumajang. Ia juga menyalurkan Kartu BPJS Tenaga Kerja Bukan Penerima Upah (BPJS TK BPU) untuk relawan.
Puan di lokasi terdampak erupsi Semeru/Foto: M Rofiq/detikcom
Lumajang - Ketua DPR Puan Maharani mengunjungi korban erupsi Semeru di Kecamatan Pronojiwo, Lumajang. Ia juga menyalurkan Kartu BPJS Tenaga Kerja Bukan Penerima Upah (BPJS TK BPU) untuk relawan.

Total ada 2.500 relawan dan petugas yang akan mendapat BPJS TK BPU dari BPJS Ketenagakerjaan. Hari ini diberikan secara simbolis ke 100 relawan dan petugas dari BPBD, di lapangan SDN Pronojiwo.

"Saya ucapkan terima kasih atas perjuangan teman-teman relawan, yang saya pantau sudah gerak cepat membantu para korban sejak awal," kata Puan, Senin (20/12/2021).

BPJS TK BPU memberikan jaminan untuk para relawan apabila mengalami kecelakaan kerja saat membantu recovery Semeru. Seperti biaya rumah sakit penuh hingga pemberian santunan terhadap kecelakaan cacat tetap, maupun cacat sementara. Dengan kartu BPJS TK BPU, relawan juga mendapat jaminan kematian senilai Rp 42 juta.

Puan juga mendapat laporan dari warga soal tanggul di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo yang rusak akibat erupsi Semeru. Diharapkan, tanggul kembali dibangun. Sebab tanggul tersebut sangat dirasakan manfaatnya saat banjir terjadi tahun lalu.

"Kalau ada apa-apa, sampaikan ke Pak Bupati. Saya akan sampaikan ke Pak Jokowi. DPR RI terus mendorong agar negara benar-benar memperhatikan kebutuhan semua pengungsi. Termasuk nanti di masa pemulihan. Agar tidak ada yang terlewatkan dan tertinggal," ungkap Puan.

"Saya tahu kondisi ini berat tetapi saya berharap semua tabah. Kita semua berdoa agar insyaallah masa yang berat ini segera terlewati dan semua bisa kembali normal," tambahnya.

Puan juga menyoroti soal relokasi rumah warga yang hancur disapu guguran awan panas. Relokasi membutuhkan penanganan khusus dan harus dilakukan secara bijaksana. Puan mengajak warga untuk tinggal di tempat yang baru.

"Relokasi seringkali menjadi tantangan di setiap lokasi bencana, apalagi rehabilitasi rumah-rumah warga," terangnya. (sun/bdh)