Korban Erupsi Semeru di Kajar Kuning dan Curah Kobokan Tolak Lokasi Relokasi

M Rofiq - detikNews
Senin, 20 Des 2021 14:23 WIB
Korban erupsi Semeru di Dusun Kajar Kuning dan Curah Kobokan menolak relokasi. Mereka menilai, tempat baru masih kurang aman dan tidak sesuai harapan.
Banner penolakan lokasi relokasi/Foto: M Rofiq/detikcom
Lumajang - Korban erupsi Semeru di Dusun Kajar Kuning dan Curah Kobokan menolak relokasi. Mereka menilai, tempat baru masih kurang aman dan tidak sesuai harapan.

Dusun Kajar Kuning dan Curah Kobokan berada di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo. Ini merupakan wilayah yang terdampak erupsi Semeru.

Mereka memasang banner penolakan di lokasi relokasi. Banner ini bertuliskan 'Kami Masyarakat Kajar Kuning Dan Curah Kobokan Menolak Direlokasi ke Tempat yang Tidak Sesuai Dengan Kami'.

Mereka menilai, tempat baru masih kurang aman dari erupsi Semeru. Selain itu, lokasi jauh dari pasar, keramaian dan sekolah.

Penolakan direlokasi ke tempat tersebut sudah pernah disampaikan ke pihak Kecamatan Pronojiwo. Warga Dusun Kajar Kuning dan Curah Kobokan merasa belum pernah diajak berdiskusi maupun dialog oleh Bupati Lumajang dan instansi terkait, mengenai lokasi relokasi.

Pasutri warga Dusun Curah Kobokan, Sugianto dan Subati mengatakan, lokasi relokasi di hutan dan jauh dari keramaian. Tidak sesuai dengan harapan mereka.

Mereka ingin tempat baru jauh dari Gunung Semeru. Mereka mengaku masih trauma. Banyak keluarga dan tetangga mereka yang meninggal.

"Lokasi relokasi kurang pas dan tidak sesuai harapan semua warga korban erupsi Semeru. Apalagi lokasinya di hutan jauh dari keramaian. Jauh dari pasar, sekolahan dan perkantoran," ujar Sugianto saat ditemui detikcom di tempat pengungsian, Senin (20/12/2021).