5 Ibu Korban Erupsi Semeru Melahirkan Bayi, 14 Lagi Menunggu Persalinan

Nur Hadi Wicaksono - detikNews
Minggu, 19 Des 2021 23:33 WIB
Posko rumah tunggu kelahiran didirikan oleh Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Lumajang. Posko berada di Dusun Kedung Pakis, Desa/Kecamatan Pasirian, Lumajang.
Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati memangku bayi dari korban erupsi Semeru/Foto: Nur Hadi Wicaksono/detikcom
Lumajang - Posko rumah tunggu kelahiran didirikan oleh Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Lumajang. Posko berada di Dusun Kedung Pakis, Desa/Kecamatan Pasirian, Lumajang.

Posko ini sengaja didirikan untuk memfasilitasi ibu hamil, serta ibu pascamelahirkan. Sehingga kesehatan ibu dan anaknya tetap terjaga.

Dalam penjaringan ibu hamil, IBI Lumajang bekerja sama dengan pelayanan kesehatan yang ada di setiap posko, serta mengetahui jumlah ibu hamil yang akan mendapatkan perawatan. Biaya ibu hamil tersebut juga gratis. Biaya ditanggung Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui program persalinan gratis.

"Kita mendirikan posko untuk ibu hamil serta pascamelahirkan. Sebelumnya kita maping di tempat pengungsian berapa jumlah ibu hamil termasuk risiko kehamilan rendah maupun tinggi," ujar Ketua IBI Lumajang Faria Ningsih kepada detikcom, Minggu (19/12/2021).

Pascaerupsi Gunung Semeru pada 4 Desember lalu, ada 5 ibu hamil yang sudah melahirkan. Masih ada 14 ibu hamil yang diperkirakan akan melahirkan bulan ini.

"Terdapat 5 ibu yang sudah melahirkan dan 14 lainnya menunggu masa persalinan. Untuk biaya persalinan gratis karena ada Pemkab Lumajang memiliki program persalinan gratis," ujar Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati.

Salah satu ibu yang telah melahirkan pascaerupsi yakni Putri Yulia (25). Ia melahirkan bayi laki-laki pada Selasa (14/12). Dirinya bersyukur bisa selamat dari erupsi Semeru.

Ia pun berterima kasih karena selama tinggal di posko pengungsian, kebutuhannya terfasilitasi dan pascakelahiran bisa tinggal di posko khusus.

"Saya melahirkan anak laki-laki pada tanggal 14 Desember lalu. Alhamdulillah untuk kebutuhan saya dan bayi tercukupi," ujar Putri. (sun/bdh)