Kunjungan Wapres Batal Dampak Semeru Erupsi, Agenda Diganti Teleconference

M Rofiq - detikNews
Kamis, 16 Des 2021 11:10 WIB
Lumajang - Gunung Semeru kembali erupsi. Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin batal mengunjungi posko pengungsian di Gunung Semeru.

Dari informasi yang dihimpun detikcom, agenda Ma'ruf digantikan dengan teleconference. Ma'ruf akan menggelar teleconference di Kecamatan Pasirian, Lumajang.

Sedianya, Ma'ruf dijadwalkan mengunjungi lokasi pengungsian di Desa Menanggal Kecamatan Candipuro dan ke Kampung Renteng Kecamatan Pronojiwo, Lumajang pukul 10.15 WIB. Namun, Awan Panas Guguran (APG) di Semeru terjadi pukul 09.00 WIB.

Pantauan detikcom di lokasi, petugas yang sudah berjaga di lokasi pengungsian, ditarik ke Pasirian.

Sementara di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB, tampak awan panas cukup besar terlihat ke arah aliran lahar Sungai Besuk Sat, mengarah ke Dusun Kamar Kajang dan Dusun Curah Kobokan.

Baca juga: Pengakuan Relawan Dengar Suara Menggelegar Saat Erupsi Semeru

"Luncuran awan panas membuat warga panik keluar rumah di 3 dusun tersebut, dan petugas langsung melakukan evakuasi," kata relawan asal Malang yang berada di posko Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo, Dwi Prasetyo (38) kepada detikcom, Kamis (16/12/2021

Informasi yang dihimpun detikcom, Ma'ruf Amin berangkat menggunakan pesawat khusus kepresidenan Boeing 737-400 TNI AU dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma dan mendarat di Bandara Internasional Juanda, Surabaya.

Dalam kunjungannya, Wapres Ma'ruf Amin didampingi Ibu Wury Ma'ruf Amin. Selain itu, turut serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Jhon Wempi Wetipo, Plt Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Administrasi Guntur Iman Nefianto, Staf Khusus Wapres Masduki Baidlowi dan Bambang Widianto, Tim Ahli Wapres M Noor Marzuki, serta Ketua Baznas Noor Achmad.

Setiba di Surabaya, Ma'ruf disambut Gubernur Jawa Timur, Pangdam V/Brawijaya, Kapolda Jawa Timur, Danlantamal V Surabaya, dan Danlanudal Juanda. (fat/fat)