Tanggul Sungai Jebol Pascahujan 5 Jam, Jalan di Lamongan Kebanjiran

Eko Sudjarwo - detikNews
Minggu, 12 Des 2021 12:59 WIB
Hujan deras mengguyur Lamongan selama hampir 5 jam. Akibatnya, 2 titik tanggul di Lamongan jebol.
Akses jalan di Lamongan kebanjiran/Foto: Eko Sudjarwo/detikcom
Lamongan - Hujan deras mengguyur Lamongan selama hampir 5 jam. Akibatnya, 2 titik tanggul di Lamongan jebol.

Titik tanggul yang jebol yakni tanggul Sungai Plalangan yang berada di Desa Pomahanjanggan, Kecamatan Turi. Tanggul sungai yang ada di desa ini jebol sebanyak 2 titik.

"Ada 2 titik tanggul yang jebol, satu sudah bisa tertangani sementara satu lagi belum (tertangani)," kata Suli, salah satu warga desa kepada wartawan, Minggu (12/12/2021).

Akibat jebolnya tanggul ini, luapan air merendam puluhan hektare lahan tambak dan jalan desa. Ketinggian air yang menggenangi jalan, menurut Suli, sudah setinggi lebih kurang 30 cm.

"Jebolnya tanggul sendiri ada kalau 10 meteran," terangnya.

Jebolnya tanggul juga memperparah banjir yang sebelumnya sudah terjadi di desa lain, yang salah satunya adalah Desa Kemlagi Gede, Kecamatan Turi. Di desa ini, jalan alternatif penghubung antarkecamatan terendam banjir sepanjang lebih kurang satu kilometer.

"Banjir datang pada malam hari saat air sungai tidak mampu menampung tingginya air curah hujan yang terjadi selama 5 jam. Sehingga meluber ke jalan raya," kata Samsul Hadi.

Akibat banjir ini, terang Samsul, pengguna jalan baik roda empat maupun roda dua harus ekstra hati-hati saat melewati jalan tersebut. Desa lainnya yang mulai banjir karena limpasan air sungai ini adalah Desa Kemlagi Lor di Kecamatan Turi. Selain itu, Desa Tiwet di Kecamatan Kalitengah yang berbatas Sungai Bengawan Jero dengan Desa Kiringan juga sudah mulai terkena limpasan atau luapan air Sungai Bengawan Jero, anak Sungai Bengawan Solo.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPPB Lamongan Muhammad Muslimin mengatakan, banjir yang merendam jalan poros antarkecamatan ini akibat tanggul Sungai Plalangan di 2 titik jebol pascadiguyur hujan deras pada Sabtu (11/12) malam.

"Kami akan segera mengirimkan bantuan berupa material untuk memperbaiki tanggul sungai yang jebol tersebut, agar banjir tidak meluas," pungkas Muslimin. (sun/bdh)