Pemkot Malang Tekankan Prokes Ketat Antisipasi Omicron

Muhammad Aminudin - detikNews
Rabu, 08 Des 2021 15:15 WIB
Poster
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono/detikcom)
Malang -

Pemkot Malang menekankan protokol kesehatan diterapkan secara ketat. Langkah ini demi mengantisipasi sebaran varian baru Omicron.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr Husnul Muarif menegaskan, pihaknya belum menerima laporan adanya gejala varian baru omicron menyasar warga Kota Malang.

"Sampai saat ini belum ada, tapi mudah-mudahan tidak ada," kata Husnul kepada wartawan, Rabu (8/12/2021).

Husnul mengungkapkan, pada umumnya mitigasi varian baru omicron tak jauh berbeda dengan virus COVID-19. Sehingga pihaknya menganjurkan agar masyarakat ketat dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Pada umumnya dan pada khususnya omnicorn itu mitigasinya tidak berbeda dengan sebelumnya. Sehingga satu anjuran kepasa masyarakat selama ini masih longgar prokes kita berikan edukasi agar ketat prokes," ungkapnya.

Selain itu, kata Husnul, langkah berikutnya mengantisipasi varian baru omicron adalah menghimbau masyarakat agar menyelesaikan vaksinasi.

"Yang kedua tentu masyarakat yang masih belum vaksin bisa datang ke fasilitas kesehatan untuk vaksin, yang belum lengkap segera dilengkapi," sambung Husnul.

Menurut Husnul, dua langkah itulah yang bisa memberikan pencegahan baik dari varian baru maupun virus COVID-19. "Jadi bagaimana prokes laksanakan dengan baik dan vaksin," tegasnya.

Berdasarkan data Satgas COVID-19 Kota Malang per 7 Desember 2021, jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 tak mengalami penambahan, yakni tetap sebanyak 15.643 orang, sembuh 14.511 orang, dan meninggal dunia sebanyak 1125 orang.

"Untuk kasus harian kita, sangat sedikit. Dua minggu kemarin hanya satu kasus," pungkas Husnul.

(fat/fat)