Surabaya Tetap Antisipasi Meski PPKM Level 3 Nataru Batal

Esti Widiyana - detikNews
Selasa, 07 Des 2021 18:55 WIB
wali kota surabaya eri cahyadi
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (Foto: Esti Widiyana)
Surabaya - Penerapan PPKM Level 3 saat Natal dan tahun baru (Nataru) batal diberlakukan. Meski dibatalkan, Kota Surabaya tetap melakukan antisipasi agar tak ada lonjakan kasus COVID-19 pasca-Nataru.

Wali Kota Surabaya Eri cahyadi mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Forkopimda Surabaya untuk mengantisipasi lonjakan kasus.

"Tadi kan baru diumumkan toh, nanti kita koordinasikan dengan pak kapolres, dengan seluruh jajaran forkompimda Kota Surabaya bagaimana antisipasi ke depan kita waktu Nataru," kata Eri kepada wartawan di Pasar Wonokromo, Selasa (7/12/2021).

Untuk antisipasi dengan penutupan atau penyekatan, Eri menyerahkannya ke kepolisian yang merupakan domainnya. Pemkot Surabaya akan bersama-sama menjalankan dengan Forkopimda.

"Kita akan koordinasi dengan forkompimda langkah apa yang diambil polres, langkah apa yang akan diambil dandim sama danramil nanti. Apa yang akan dilakukan oleh pemerintah kota, pokoke podo-podo lah," jelasnya.

Untuk kasus COVID-19 di Surabaya sendiri masih naik turun. Eri menyebut, kasus saat ini ada 11 dari sebelumnya 8 orang.

"Alhamdullilah dari 3,2 juta penduduk Surabaya, hari sebelumnya ada 8 kasus, tanggal 6 Desember ada 11. Pokokny Suroboyo iku 11, mudun maneh 7, mundak maneh 8 (naik turun)," pungkasnya.

Berdasarkan data lawancovid-19.surabaya.go.id kasus aktif per 6 Desember 2021 ada 11 kasus dari total komulatif 66.989 orang. Sembuh ada 64.423 orang, suspek 4 dan probable 2. (iwd/iwd)