Komplotan Perampok Nasabah Bank di Kediri Bermodus Pecah Ban dan Kaca

Andhika Dwi Saputra - detikNews
Senin, 06 Des 2021 22:38 WIB
perampok nasabah bank di kediri
5 Orang komplotan perampok nasabah bank diringkus (Foto: Andhika Dwi Saputra)
Kediri -

Komplotan perampok nasabah bank di Kediri yang adalah spesialis modus pecah kaca dan ban bocor mobil nasabah. Komplotan ini biasa beraksi di wilayah Jatim.

Penangkapan kelima tersangka berawal dari laporan adanya kejadian pencurian nasabah bank di Selodono, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri.

Kelima pelaku tersebut adalah HN (34) warga Kabupaten Paseman, TAB (41) warga Kabupaten Indragiri Hilir, M (42) dan N (24) warga Kabupaten Ogan Komering Ilir, serta AG (47) warga Kabupaten Lumajang.

Dari hasil penangkapan ini, polisi menyita berbagai barang bukti dari korban MR (24) dan pihak bank serta dinas perhubungan berupa kamera CCTV.

"Barang bukti dari tangan tersangka M berupa sepeda motor, kemudian dari tangan tersangka HN berupa handphone dan kendaraan sepeda motor, dari tangan tersangka T berupa sepeda motor yang digunakan untuk melakukan kejahatan, dari tangan NH juga sepeda motor yang digunakan untuk melakukan kejahatan," ujar Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho kepada wartawan, Senin (6/12/2021)

Agung mengatakan masing-masing pelaku memiliki peran tersendiri. Salah satu dari mereka turun yang kemudian masuk bank. Mereka di dalam selama 5-20 menit sambil mencari sasaran. Mereka melakukan oprasinya di siang hari menjelang bank tutup.

"Jadi masing-masing pelaku mempunyai tugas sendiri, ada yang mantau korban dan eksekusi uangnya," imbuh Agung.

Kasat Reskrim AKP Rizkika Atmadha Putra menambahkan dari laporan korban, petugas kemudian melakukan serangkaian penyelidikan kurang lebih sekitar dua minggu. Kemudian petugas mendapatkan beberapa petunjuk. Yakni wilayah oprasi dari para tersangka yaitu wilayah Kediri, Blitar dan Tulungagung.

"Dari ke lima pelaku semuanya adalah residivis. Sedangkan TKP yang kami dalami adalah wilayah Tulungagung, Blitar dan yang terbaru lagi di wilayah Probolinggo dan Pasuruan Kota," tambah Rizkika.

"Pada saat nasabah keluar dari bank, begitu dekat atau sampai di tempat pemberhentian, lampu merah atau kondisi jalan macet, mereka mencoblos kendaraan yang diincarnya. Selama menunggu ban kempis, para tersangka mengikutinya sampai pada lokasi kendaraan tersebut berhenti, yang kemudian mereka melakukan aksinya baik berupa mengalihkan perhatian atau pecah kaca," jelas Rizkika.

Salah satu tersangka, AG, asal Desa Tegalrejo, Kecamatan Tempusari, Kabupatan Lumajang mengaku hasil dari kejahatan tersebut dibagi dengan teman-temannya dan juga untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Seperti diberitakan sebelumnya, dilakukan penangkapan terhadap lima perampok di Kediri. Sempat terjadi aksi kejar-kejaran sehingga petugas melakukan tindakan tegas, empat tersangka dihadiahi timah panas oleh petugas karena berusaha melawan dan melarikan diri.

(iwd/iwd)