Erupsi Semeru Tak Pengaruhi Aktivitas Penerbangan Bandara Banyuwangi

Ardian Fanani - detikNews
Minggu, 05 Des 2021 19:15 WIB
Banyuwangi - Erupsi Gunung Semeru tak mempengaruhi penerbangan di Bandara Banyuwangi. Aktivitas penerbangan di bandara ini masih berjalan normal. Belum ada catatan abu vulkanik masuk wilayah Banyuwangi.

Humas PT Angkasa Pura II KC Bandara Banyuwangi, Andry Lesmana, mengatakan sejauh ini penerbangan masih aman. Kondisi erupsi Semeru tidak mengganggu kondusivitas lalu lintas udara.

"InsyaAllah penerbangan dari dan ke Banyuwangi masih aman terkendali," kata Andry saat dikonfirmasi, Minggu (5/12/2021).

Meski begitu, pihak bandara mewaspadai dampak terburuk dari erupsi tersebut. Pihaknya terus melakukan pemantauan sembari menunggu update informasi terbaru, karena bisa berubah sewaktu-waktu.

"Update akan kami infokan," ungkap Andry.

Sementara BMKG Banyuwangi menyebut jika kabupaten yang terletak di timur Pulau Jawa itu berpotensi terdampak sebaran abu vulkanik.

"Sementara masih menjauh dari Banyuwangi. Potensi (terdampak) itu ada tapi tergantung letusannya juga. Kalau cuman sekali kemungkinan selesai," kata Prakiraan BMKG Banyuwangi, Gigik Nurbaskoro.

Meski berpotensi, menurut Gigik, tidak kemudian langsung bisa dipastikan abu vulkanik Gunung Semeru bakal sampai di Banyuwangi begitu saja.

"Meskipun arah angin menuju ke Banyuwangi, tapi tidak begitu saja bisa disimpulkan. Faktor ketinggian ketebalan abu dan kecepatan angin juga berpengaruh," ujarnya.

Dari pengamatannya, arah angin di Banyuwangi dan sekitarnya cenderung berhembus ke arah barat hingga barat daya. Angin berhembus dengan kecepatan antara 5 - 50 Km/Jam.

"Secara umum tiap lapisan mengarah ke barat daya. Untuk besok juga masih sama. Kita menganalisis dampak abu vulkanik ini berdasarkan update dari pusat vulkanologi juga," jelasnya.

Sebelumnya Gunung Semeru erupsi pada Sabtu (4/12/2021) pukul 14.47 WIB. Erupsi terus terjadi dan Semeru terus mengeluarkan abu vulkanik hingga saat ini. (fat/fat)