Panglima TNI Datangi Lumajang Petakan Lokasi Pengungsi Aman dari Jalur Lahar Semeru

Faiq Azmi - detikNews
Minggu, 05 Des 2021 17:36 WIB
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mendatangi Lumajang
Pangliman TNI dan Gubernur Khofifah (Foto: Faiq Azmi/detikcom)

TNI sendiri, lanjut Andika, akan mengirim sejumlah alat berat untuk membantu proses evakuasi korban dan warga.

"Saya hanya bicara kapasitas saja, jadi alat berat yang saya tadi dorong dari dua kabupaten. Yakni alat berat dari Pasuruan nanti paling mentok ke sisi Lumajang Jembatan Gladak Perak. Jadi, aset alat berat yang kita dorong ini dari Batalyon Zipur 10 Kostrad Pasuruan," katanya.

Dari Batalyon Zipur 10 Kostrad Pasuruan, yakni 3 buldoser, 6 ekskavator, 7 dam truk, 3 backhoe loader, 2 kendaraan RO untuk menjernihkan air.

"Jadi sehingga apabila ada tempat pengungsian khususnya ada sumber air apakah itu kolam, atau genangan bisa difilter dengan alat ini, bahkan bisa diminum. Kita juga membawa mobil tangki air dari Pasuruan. Kita bawa alat life alat life locater termux untuk mendeteksi suhu tubuh, guna mencari orang yang tertimbun, kita bawah dua alat," bebernya.

Dari sisi Kabupaten Malang, Andika menyebut akan membawa alat dari Batalyon Zipur 5, berupa alat berat yang sama persis seperti Batalyon Zipur 10.

"Karena lokasi yang perlu dibuka kembali dari jalan infrastruktur di sekitar poros sungai tadi, khususnya Jembatan Perak. Jadi dua posko bantuan alat nanti akan dimanage oleh BNPB, satu pintu," katanya.

Kepala BNPB Suharyanto mengatakan, penanganan yang dilakukan oleh seluruh stakeholder diharapkan mampu mempercepat proses evakuasi.

"BNPB juga membantu mengerahkan makanan siap saji, selimut, matras, tenda, kebutuhan dasar pengungsi kami prioritaskan. Agar mereka tidak mendapat kesulitan makan dan minum juga kebutuhan dasar lainnya. Kami mohon doanya dari awak media," tandasnya.


(fat/fat)